Wednesday, 7 Zulhijjah 1443 / 06 July 2022

Airlangga Optimistis Ekonomi Indonesia Kembali Bangkit

Sabtu 22 May 2021 17:49 WIB

Red: Agung Sasongko

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan pengarahan dalam penyerahan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI kepada alumni program Kartu Prakerja di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (8/4/2021). Pemberian KUR tersebut menambah portofolio penyaluran KUR BNI yang hingga 31 Maret 2021 telah mencapai Rp7,1 triliun bagi 72 ribu penerima di seluruh Indonesia.

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan pengarahan dalam penyerahan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI kepada alumni program Kartu Prakerja di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (8/4/2021). Pemberian KUR tersebut menambah portofolio penyaluran KUR BNI yang hingga 31 Maret 2021 telah mencapai Rp7,1 triliun bagi 72 ribu penerima di seluruh Indonesia.

Foto: SIGID KURNIAWAN/ANTARA
Penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia semakin membaik.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA - Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto memastikan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia semakin membaik. 

Menurut Airlangga yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, keberhasilan tersebut karena masyarakat ikut mendukung upaya pemerintah. 

“Alhamdulillah, penanganan pandemi (semakin) menuju arah positif. Tren harian kasus baru secara nasional terus menurun. Presentasi kasus aktif kesembuhan juga semakin membaik bila dibandingkan capaian global,” kata Airlangga saat menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Alumni UIN (IKALUIN) Jakarta Periode 2020-2024 serta Webinar Kebangkitan Nasional dan Peran Alumni UIN, dalam keterangan persnya, Sabtu (22/5). 

Airlangga menjelaskan, pencapaian tersebut membuat ekonomi Indonesia bisa kembali bangkit, dengan pertumbuhan antara 4,5 sampai 5,3 persen. 

Proyeksi tersebut, lelaki kelahiran Surabaya, Jawa Timur, itu melanjutkan, terlihat dari beberapa indikator yang menunjukkan perbaikan, seperti PMI Manufaktur yang berada di level ekspansi 54,6. 

 

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA