Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Ini yang Buat Thiago Silva Naik Pitam pada Pemain Leicester

Rabu 19 May 2021 07:29 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Muhammad Akbar

Reaksi pemain Chelsea Thiago Silva setelah mengalami cedera saat pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions antara Chelsea dan Porto di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, di Seville, Spanyol, Selasa, 13 April 2021.

Reaksi pemain Chelsea Thiago Silva setelah mengalami cedera saat pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions antara Chelsea dan Porto di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, di Seville, Spanyol, Selasa, 13 April 2021.

Foto: AP Photo / Angel Fernandez
Thiago Silva juga terlihat menunjukkan kemarahannya kepada Amartey.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON--Bek Chelsea, Thiago Silva, tak melupakan tindakan pemain Leicester City, Daniel Amartey, yang melemparkan bendera panji kecil The Blues di ruang ganti usai pertandingan final Piala FA, akhir pekan lalu. Ketika itu, Leicester keluar sebagai juara berkat kemenangan 1-0.

Chelsea berhasil membalas 2-1 pada pertandingan Liga Inggris, di Stadion Stamford Bridge, Rabu (19/5) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat Chelsea naik ke posisi ketiga sekaligus menggusur Leicester ke urutan keempat.

Ketegangan mewarnai pertandingan tersebut. Ketegangan tersebut memuncak menjelang akhir pertandingan. Pelanggaran keras yang dilakukan pemain Leicester, Ricardo Pereira, kepada Ben Chilwell memicuk reaksi dari kedua pihak.

Perselisihan pun terus memanas setelah Thiago Silva juga terlihat menunjukkan kemarahannya kepada Amartey. Hal tersebut buntut dari sikap Amartey yang melemparkan panji Chelsea di ruang ganti pascafinal Piala FA.

Selain Pereira, Amartey juga mendapatkan kartu kuning meskipun tak terlibat satu menit pun dalam laga tersebut. Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, santai menjawab pertanyaan apakah sikap Amartey beberapa hari lalu memengaruhi para pemain.

“Saya tidak membicarakannya. Saya tahu ada insiden, tetapi saya tidak membicarakannya sebelum pertandingan atau dalam pertemuan apa pun. Saya tidak melakukan ini, tapi saya pikir para pemain sangat sadar,” kata Tuchel, dilansir dari talksport, Rabu (19/5).

Dengan posisi Chelsea di urutan ketiga, pasukan Tuchel kini memegang kendali dalam persaingan empat besar. Pasalnya, dengan sisa satu pertandingan lagi, Chelsea berpeluang besar finis di empat besar dan mendapatkan tiket Liga Champions musim depan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA