Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Dishub DKI: Semua Terminal Bus AKAP Sudah Beroperasi Normal

Selasa 18 May 2021 20:04 WIB

Red: Nidia Zuraya

Sejumlah penumpang saat menunggu waktu keberangkatan bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Selasa (18/5). Pasca berakhirnya peraturan larangan mudik Lebaran 2021, Terminal Kampung Rambutan kembali beroperasi melayani perjalanan ke luar kota dan ramai oleh penumpang tujuan Sumatra yang tidak kembali ke kampung halamannya pada Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah lalu. Republika/Putra M. Akbar

Sejumlah penumpang saat menunggu waktu keberangkatan bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Selasa (18/5). Pasca berakhirnya peraturan larangan mudik Lebaran 2021, Terminal Kampung Rambutan kembali beroperasi melayani perjalanan ke luar kota dan ramai oleh penumpang tujuan Sumatra yang tidak kembali ke kampung halamannya pada Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah lalu. Republika/Putra M. Akbar

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Penumpang yang tiba di terminal akan dites secara acak untuk mendeteksi Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyatakan semua terminal bus AKAP di ibukota, yaitu Pulogebang, Kalideres, Kampung Rambutan dan Tanjung Priok yang ditutup saat periode pelarangan mudik, sudah beroperasi normal mulai Selasa (18/5)."Mulai 18 Mei 2021 ini, Terminal Kampung Rambutan dan Tanjung Priok sudah beroperasi normal," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo.

Syafrin menerangkan bahwa para penumpang yang tiba di terminal akan dites secara acak untuk mendeteksi virus corona (Covid-19) oleh petugas gabungan."Begitu penumpang sampai di terminal, tentu akan dilakukan pemeriksaan oleh petugas," ujar Syafarin.

Syafrin berharap, kebijakan ini terintegrasi dengan seluruh terminal di kota-kota penyangga yang dikelola oleh BPTJ."Saya sudah sampaikan ini ke Sekretaris BPTJ seperti Poris Plawad, Jatijajar, kemudian di Terminal Baranangsiang, satu lagi di Tangsel itu juga diharapkan menerapkan pola yang sama. Sehingga skrininguntuk para pelaku perjalanan ini bisa dilaksanakan secara terintegrasi, tidak hanya fokus DKI tapi area Jabodetabek juga dilakukan," kata Syafrin.

Sementara itu, Kepolisian masih tetap melakukan penyekatan di sejumlah titik meski Operasi Ketupat 2021 telah usai per 17 Mei. Pos penyekatan dilakukan untuk memeriksa para pemudik yang kembali dari kampung halaman.

Sejauh ini, Polri telah menyiapkan 109 lokasi titik pemeriksaan (check point) di sepanjang wilayah Sumatera, Jawa, hingga Bali untuk melakukan tes acak antigen selama arus balik.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA