Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

Ancol Bakal Perketat Prokes buat Pengunjung

Senin 17 May 2021 02:24 WIB

Red: Muhammad Akbar

penyemprotan disenfektan di areal Ancol

penyemprotan disenfektan di areal Ancol

Foto: istimewa
penyemprotan disinfektan di seluruh area vital rekreasi Ancol

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol, Teuku Sahir Syahali, menyampaikan permohonan maaf atas penutupan kawasan rekreasi di tempatnya. Langkah ini dilakukan setelah terjadinya kunjungan yang membludak ke kawasan rekreasi Ancol pada Lebaran 2021 yang lalu.

"Kami akan melakukan disinfeksi seluruh area dan evaluasi penguatan penerapan protokol kesehatan di seluruh kawasan," kata Sahir dalam keterangannya, Ahad (16/5).

Saat penutupan, Sahir mengatakan, kawasan Ancol langsung melakukan beberapa penguatan protokol kesehatan, diantaranya penyemprotan disinfektan di seluruh area vital rekreasi.

Termasuk di antaranya pantai, jalan, promenade, toilet, loket gerbang, tenan restoran dan unit-unit rekreasi di dalamnya seperti Dufan, SeaWorld Ancol, Ocean Dream Samudra, Atlantis Water Adventure, Allianz Ecopark.

“Kami juga menambahkan tali pembatas pelarangan berenang di area pantai serta penambahan tali pembatas untuk jaga jarak di area promenade,” ujarnya.

Semua langkah ini dilakukan, kata Sahir,  sebagai langkah untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan, kebersihan, dan kenyamanan di area pantai bagi para wisatawan.

Sahir mengatakan kepada para pengunjung yang telah melakukan pembelian tiket secara online, nantinya dapat melakukan penjadwalan ulang kunjungan yang dapat berlaku sampai 31 Juli 2021.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan tersebut dan berharap saat Ancol dibuka kembali, pengunjung dapat bersama-sama menjaga seluruh protokol kesehatan agar dapat dijalankan secara disiplin demi kesehatan bersama.” ujar Sahir.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA