Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

Bertambah 21, Total 7.884 Warga Batam Positif Covid-19

Senin 17 May 2021 02:15 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Petugas medis melayani tes Rapid Antigan COVID-19 gratis terhadap sejumlah penumpang kapal dari Pulau Batam di Pelabuhan Bandar Sri Junjungan Dumai, Riau, Jumat (23/4/2021). Kepolisian Resor Dumai bekerja sama dengan Dinas Kesehatan menggelar pelayanan gratis tes Rapid Antigen kepada penumpang kapal yang tiba di pelabuhan dengan sasaran prioritas penumpang kapal warga Dumai untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19) di daerah tersebut.

Petugas medis melayani tes Rapid Antigan COVID-19 gratis terhadap sejumlah penumpang kapal dari Pulau Batam di Pelabuhan Bandar Sri Junjungan Dumai, Riau, Jumat (23/4/2021). Kepolisian Resor Dumai bekerja sama dengan Dinas Kesehatan menggelar pelayanan gratis tes Rapid Antigen kepada penumpang kapal yang tiba di pelabuhan dengan sasaran prioritas penumpang kapal warga Dumai untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19) di daerah tersebut.

Foto: ANTARA/Aswaddy Hamid
Gugus Tugas Covid-19 di Batam menyebut masih ada 578 warga yang dirawat

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batam mencatat total 7.884 warga setempat yang positif COVID-19 dengan tambahan 21 kasus baru hingga Ahad malam. Ketua Bidang kesehatan Gugus Tugas COVID-19 Batam, Didi Kusmarjadi menyatakan Ahad ini terdapat tambahan 40 orang sembuh, sehingga total 7.134 orang dan sisa 578 orang yang masih dirawat.

"Tercatat 172 orang meninggal," kata Didi. Dengan begitu, maka tingkat kematian mencapai 2,182 persen, kesembuhan 90,487 persen dan kasus aktif 7,331 persen.

Mereka yang masih tercatat terpapar aktif COVID-19 sebanyak 311 orang menjalani isolasi mandiri, dan yang lainnya dirawat di 12 rumah sakit yang tersebar di penjuru kota, di antaranya RS Awal Bros sebanyak 51 orang, RS Elisabeth Batam Kota 54 orang, dan RSUD Embung Fatimah 36 orang.

Sedangkan RS Khusus Infeksi Pulau Galang kini tidak lagi merawat warga Batam yang positif COVID-19, karena berkonsentrasi pada perawatan pekerja migran Indonesia, yang juga terpapar saat pulang dari Malaysia. Berdasarkan catatan Satuan Tugas COVID-19, penularan Virus Corona di Batam sudah sampai ke pulau-pulau penyangga.

Bahkan dari tiga kecamatan pulau penyangga, hanya satu yang masih bersih dari paparan Virus Corona yaitu Galang, sedangkan Kecamatan Belakangpadang berzona kuning dengan tiga orang sedang dirawat dan Bulang dengan seorang dirawat. Sedangkan di pulau utama, delapan dari sembilan kecamatan di sana berzona merah. Menyisakan Batuampar, yang kini zona merah muda.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA