Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Kuda Sewa di Istana Maimun Didatangkan dari Aceh

Ahad 16 May 2021 07:12 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Sejumlah wisatawan berkunjung ke Istana Maimun di Kota Medan, Sumatera Utara.

Sejumlah wisatawan berkunjung ke Istana Maimun di Kota Medan, Sumatera Utara.

Foto: ANTARA/Aditya Pradana Putra
Kuda dari Takengon itu memiliki tubuh kecil, warna kulit bersih, sehat, dan terawat.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Kuda sewa yang beroperasi di Hari Lebaran 2021 di Istana Maimundi Jalan Brigjend Katamso Kelurahan Sukaraja, Kota Medan, Sumatra Utara didatangkan khusus dari Provinsi Aceh. "Kuda sewa itu dibeli di Takengon merupakan ibu kota Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh," kata Azai (32), pengelola kuda sewa di Istana Maimun Medan, Sabtu (15/5). 

Ia menjelaskan kuda dari Takengon itu memiliki tubuh kecil, warna kulit bersih, sehat, dan cukup terawat oleh pemiliknya. Jumlah kuda sewa yang ada di Istana Maimun ada tiga ekor dan seluruhnya berasal dari Aceh. "Kuda sewa tersebut diberikan makan yang cukup dan mendapat perawatan khusus sehingga tidak mudah mengalami sakit. Jika sakit, jelas tidak dapat membawa pengunjung berekreasi di halaman Istana Maimun," katanya.

Baca Juga

Istana Maimun adalah istana kebesaran Kesultanan Deli dengan warna kuningnya (kuning merupakan warna Kerajaan Melayu) dan khas gaya seni bina Melayu di pesisir timur. Istana Maimun dirancang seorang arsitek dari Italia dan disiapkan pada 1888 semasa pemerintahan Sultan Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah. Istana Maimum memiliki luas 2,772 meter persegi dan mempunyai 30 bilik. 

Istana Maimun menarik minat wisatawan dari mancanegara, antara lain Eropa, Asia, dan Nusantara, karena berbentuk kebudayaan Melayu, Islam, Spanyol, India, dan Italia. Istana Maimun tersebut masih didiami oleh keluarga-keluarga sultan. 

Ruangan pertemuan, foto-foto keluarga Kerajaan Deli, perabot rumah tangga Belanda kuno dan berbagai senjata, terbuka bagi masyarakat yang ingin mengunjunginya. Di istana ini pula terdapat Meriam Puntung yang merupakan peninggalan sejarah Kerajaan Deli.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA