Friday, 15 Zulqaidah 1442 / 25 June 2021

Friday, 15 Zulqaidah 1442 / 25 June 2021

Warga Sydney dan Melbourne Protes Serangan Israel di Gaza

Sabtu 15 May 2021 21:32 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

Pengunjuk rasa pro-Palestina mengambil bagian dalam demonstrasi di luar Departemen Luar Negeri AS di Washington, DC, AS, 11 Mei 2021.

Pengunjuk rasa pro-Palestina mengambil bagian dalam demonstrasi di luar Departemen Luar Negeri AS di Washington, DC, AS, 11 Mei 2021.

Foto: EPA/WILL OLIVER
Ribuan warga Sydney dan ratusan di Melbourne turun ke jalan memprotes serangan Israel

REPUBLIKA.CO.ID, SYDNEY - Ribuan warga Sydney dan ratusan di Melbourne melakukan protes pada Sabtu terhadap serangan Israel di jalur Gaza di tengah hari-hari konflik yang terjadi antara kedua pihak. Di Sydney, para pemrotes berkumpul di Balai Kota untuk bergerak di jalan-jalan kota.

Mereka meneriakkan slogan-slogan seperti "Bebaskan, bebaskan Palestina" dan "Bebaskan, bebaskan Gaza". Pesawat-pesawat Israel meluncurkan serangan udara di Gaza pada Sabtu. Para militan Hamas di Gaza merespons dengan menembakkan roket ke Israel, saat pertikaian keduanya memasuki malam kelima.

Baca Juga

"Saya melihat adanya pemberontakan," kata salah seorang pemrotes di Sydney, Walla Abu-Eid.

"Saya melihat bahwa orang-orang tak akan lagi tinggal diam. Orang-orang sudah muak, orang-orang yang merespons terhadap penindasan dan kekerasan berdiri untuk dirinya sendiri," ujarnya.

Di Melbourne, para pemrotes berkumpul di Perpustakaan Negara Bagian Victoria dan bergerak menuju gedung parlemen. Banyak dari mereka membawa poster bertuliskan "Bebaskan Palestina".

Setidaknya 132 orang telah meninggal terbunuh di Gaza sejak Senin, termasuk 32 anak-anak dan 21 perempuan, menurut para pejabat kesehatan Palestina. Delapan orang telah terbunuh di Israel, termasuk enam warga sipil, dua di antaranya anak-anak, menurut otoritas Israel.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA