Monday, 30 Safar 1444 / 26 September 2022

TMII Batasi Pengunjung 18 Ribu Orang pada H+2 Lebaran

Sabtu 15 May 2021 16:36 WIB

Red: Andri Saubani

Sebuah mobil melintasi pintu gerbang TMII, Jakarta, Kamis (8/4).. Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) mengambil alih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dari Yayasan Harapan Kita.

Sebuah mobil melintasi pintu gerbang TMII, Jakarta, Kamis (8/4).. Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) mengambil alih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dari Yayasan Harapan Kita.

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Kapasitas normal TMII sebesar 60 ribu orang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Taman Mini Indonesia Indah (TMII) membatasi pengunjung hanya 18 ribu orang pada H+2 Lebaran 1442 Hijriah. Sehingga, petugas akan menutup gerbang apabila kapasitas sudah terpenuhi.

"Kapasitas normal 60 ribu orang, namun karena ada pembatasan maka yang diperkenankan masuk hanya 18 ribu, setelah itu akan kita tutup dulu menunggu sampai ada yang keluar," kata Kepala Humas TMII, Adi Wibowo, di TMII, Jakarta Timur, Sabtu (15/5).

Baca Juga

Adi juga menyampaikan seluruh wahana di TMII dibuka dari jam 08.00 sampai 18.00 WIB termasuk anjungan daerah dan museum kecuali Istana Anak yang sedang renovasi dan wahana Waterpark Snowbay yang sejak awal pandemi tutup. "Baru jam 11.45 WIB belum ada 2.000 yang keluar dari TMII, biasanya sekitar jam 14.00 sampai sore baru banyak yang keluar. Karena sudah 30 persen pengunjung maka untuk saat ini pintu satu dan tiga ditutup," kata Kepala seksi Informasi TMII, Mayang.

Untuk mengantisipasi pengunjung dari kerumunan, petugas pusat informasi TMII dibantu Satgas Covid-19 selalu memberikan imbauan kepada masyarakat. Tak hanya itu petugas gabungan juga rutin berpatroli untuk mengingatkan pengunjung untuk selalu menggunakan masker dan menjaga jarak.

Di dalam TMII juga disiapkan posko kesehatan dan posko keamanan. Lantas di setiap pintu masuk wahana pengunjung wajib bermasker, mencuci tangan dan di cek suhu.

"Terdapat petugas keamanan gabungan dari TNI, polisi, Dishub dan Satpol PP yang berjumlah 200 personel setiap harinya untuk menjaga keamanan dan juga menerapkan protokol kesehatan," jelas Mayang.

 

sumber : Antara
Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA