Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

Lebaran, Jumlah Sampah di TPST Bantargebang Meningkat

Jumat 14 May 2021 15:32 WIB

Rep: Flori Anastasia Sidebang/ Red: Hasanul Rizqa

Foto udara aktifitas di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat.

Foto udara aktifitas di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat.

Foto: Antara/Fakhri Hermansyah
Dibanding Lebaran tahun lalu, ada peningkatan jumlah sampah di TPST Bantargebang kini

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mencatat peningkatan jumlah sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Sampah Terakhir (TPST) Bantargebang saat Idul Fitri 1442 H/2021 M. Hal itu bila dibandingkan momen yang sama pada tahun sebelumnya. Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH DKI Jakarta Syaripudin, akumulasi sampah yang dikirim ke TPST tersebut meningkat karena adanya pengosongan dipo dan TPS menjelang Lebaran.

Ia memperinci, pada hari pertama Idul Fitri 1442 H/2021 M, sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang mencapai 2.142 ton dengan 405 rit truk sampah. Sebelumnya, yakni pada H-1 Lebaran tahun ini, total sampah mencapai 8.713 ton dengan 1.580 rit truk sampah.

Baca Juga

Ia menekankan, kebijakan pengosongan dipo dan TPS itu diambil agar para sopir truk sampah dapat memiliki lebih banyak waktu untuk berlebaran bersama keluarga di rumah.

“Tonase sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang beberapa hari sebelum Lebaran mengalami kenaikan karena adanya kegiatan pengosongan dipo dan TPS menjelang hari Lebaran. Diharapkan, para sopir truk sampah tersebut dapat bersilaturahim dengan keluarga pada saat hari raya Idul Fitri,” ujar Syaripudin dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/5).

Merujuk data Idul Fitri 1441 H/2020 M, tonase sampah pada H-1 Lebaran mencapai 6.995 ton dengan 1.299 rit truk sampah. Pada hari H Idul Fitri 1441 H/2020 M, jumlahnya turun drastis, dengan tonase sebanyak 2.195 ton dan ritase 432 rit.

Syaripudin mengatakan, pihaknya telah mengantisipasi kemungkinan peningkatan jumlah sampah tersebut. Sebab, pola dan strategi operasional sudah diantisipasi sebelumnya.

Ia menjelaskan, TPST Bantargebang yang berlokasi di Kota Bekasi, Jawa Barat, itu tetap beroperasi pada Idul Fitri. Jam operasionalnya hingga pukul 04.00 WIB. Selanjutnya, lokasi tersebut dibuka kembali pada pukul 10.00 WIB.

“Per hari ini, dwilling time atau waktu rata-rata truk sampah mengantre, menimbang dan menurunkan sampah-sampah di sana hanya 3 jam 47 menit. Ini salah satu indikator pengelolaan TPST Bantargebang tetap normal,” katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA