Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Andrew Garfield: Medsos Ganggu Kesehatan Mental Saya

Kamis 13 May 2021 13:37 WIB

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Didi Purwadi

Andrew Garfield mengaku tidak cocok dengan dunia medsos karena dirinya terlalu sensitif.

Andrew Garfield mengaku tidak cocok dengan dunia medsos karena dirinya terlalu sensitif.

Foto: Entertainment Weekly
Garfield mengaku tidak cocok dengan dunia medsos karena dirinya terlalu sensitif.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Andrew Garfield mungkin berperan sebagai salah satu Youtuber ternama dalam film terbarunya 'Mainstream'. Tetapi, pada kenyataannya, aktor berkebangsaan Inggris yang berperan sebagai Link ini tidak suka berselancar di dunia medsos.

''Saya tidak berpikir menggunakan media sosial akan bermanfaat bagi kesehatan mental saya,'' kata Garfield kepada Fox News, Rabu (12/5).

Garfield mengaku tidak cocok dengan dunia medsos karena dirinya terlalu sensitif. Dan, ia ingin dirinya tetap seperti itu.

Sebelum main film yang disutradarai oleh Gia Coppola itu, Garfield telah membatasi penggunaan media sosialnya. Dia memang memiliki akun Twitter, tapi rasanya hal tersebut bukan seperti dirinya.

Garfield membuat akun Twitter hanya untuk mengikuti berita dan orang-orang yang lucu. Dia mengaku tidak punya alasan untuk benar-benar menggunakannya secara khusus.

Mantan bintang 'Spider-Man' ini menyadari tekanan yang dihadapi banyak bintang media sosial untuk terus membuat konten dan terus meningkatkan popularitas. ''Ini seperti budaya hiruk-pikuk,'' katanya. ''Rasanya tidak wajar merasakan tekanan untuk terus-menerus membuat sesuatu.'' 

''Ini jelas-jelas tidak kondusif bagi kesehatan mental yang baik. Dan, menurut saya, ini juga tidak kondusif bagi diri sejati karena kita terus-menerus mengejar sesuatu di luar atau aturan yang telah ditetapkan kepada kita dari di luar," kata Garfield.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA