Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

Pagi Ini, Jokowi Sholat Id di Istana Bogor

Kamis 13 May 2021 06:05 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Ratna Puspita

Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta Ibu Negara Iriana

Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta Ibu Negara Iriana

Foto: Setkab
Lebaran tahun ini, presiden dan keluarga juga tak menggelar gelar griya (open house).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunaikan ibadah sholat Idul Fitri di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (13/5) pagi ini. Bersama dengan Jokowi, Ibu Negara Iriana dan sejumlah perangkat yang melekat ikut melakukan jamaah sholat id. 

"Presiden akan sholat Id di Istana Bogor terbatas dengan keluarga. Ada beberapa perangkat melekat juga," ujar Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Rabu (12/5) petang. 

Baca Juga

Heru menambahkan, sholat id rencananya akan digelar di halaman depan Gedung Induk Istana Bogor. Ini berbeda dengan tahun lalu di mana Presiden beserta Ibu Negara dan putranya, Kaesang Pangarep, menunaikan sholat Id di halaman Wisma Bayurini.

Pada momen Lebaran tahun ini, presiden dan keluarga juga tidak menggelar gelar griya (open house) demi mencegah penyebaran Covid-19. Ini merupakan tahun kedua Jokowi tidak mengadakan gelar griya atau open house Lebaran. 

"Pada momen Lebaran tahun ini, Presiden dan keluarga juga tidak menggelar gelar griya (open house) demi mencegah penyebaran Covid-19," kata Heru dalam keterangannya, Kamis.

Pada tahun-tahun sebelumnya, sebelum pandemi melanda, acara gelar griya selalu rutin diadakan Presiden Jokowi. Biasanya open house diadakan di Istana Negara Jakarta.

Masyarakat umum diizinkan untuk masuk ke dalam istana dan bersalaman dengan Presiden Jokowi dan Ibu Iriana. Momentum open house presiden ini pun biasanya dimanfaatkan ribuan warga agar bisa menyapa langsung orang nomor satu di negeri ini. 

Dalam pesan video yang dirilis pihak istana pada Rabu (12/5) malam, Presiden Jokowi juga sempat mengingatkan masyarakat agar bersabar dan menahan diri. Masyarakat diminta untuk tidak bersilaturahim secara langsung dan tatap muka dengan keluarga karena berisiko menularkan Covid-19.

"Memang hal itu sangatlah berat tetapi kita tidak punya pilihan, kita harus mengutamakan kesehatan dan keselamatan kita semua, ya, kita semua, agar segera mungkin kita dapat terbebas dari pandemi," kata Jokowi. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA