Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

Diambil Alih CT, Bank Harda Ganti Nama Jadi Allo Bank

Rabu 12 May 2021 13:37 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Friska Yolandha

PT Bank Harda Internasional Tbk resmi berganti nama menjadi PT Allo Bank Indonesia Tbk usai diakuisisi pengusaha Chairul Tanjung.

PT Bank Harda Internasional Tbk resmi berganti nama menjadi PT Allo Bank Indonesia Tbk usai diakuisisi pengusaha Chairul Tanjung.

Foto: Prayogi/Republika
Chairul Tanjung melalui PT Mega Corpora mengakuisisi 73 persen saham Bank Harda.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Harda Internasional Tbk resmi berganti nama menjadi PT Allo Bank Indonesia Tbk. Hal itu dilakukan lewat rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang dilaksanakan pada 7 Mei 2021 lalu.

"Menyetujui perubahan nama perseroan menjadi PT Allo Bank Indonesia Tbk dengan demikian mengubah pasal 1 anggaran dasar perusahaan,” bunyi risalah RUPSLB seperti dikutip Rabu (12/5).

Baca Juga

Selain perubahan nama, bank milik pengusaha Chairul Tanjung ini juga mengalami perubahan logo. Rapat juga menyetujui laba bersih perusahaan tahun buku Desember 2020, rencana aksi keuangan selanjutnya, hingga penetapan gaji direksi dan komisaris.

Sebelumnya, Chairul Tanjung  mengambil alih Bank Harda lewat PT Mega Corpora pada pertengahan Maret lalu. Menurut laporan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Mega Corpora memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 10 Maret 2021 untuk membeli 73,71 persen saham Bank Harda.

Keputusan tersebut sekaligus membuat Mega Corpora menjadi pengendali perusahaan dengan kepemilikan 3,08 miliar saham.

"Perubahan pengendalian dalam BBHI melalui pelaksanaan pengambilalihan tersebut dilaksanakan oleh PT Mega Corpora berdasarkan persetujuan dari OJK pengawas perbankan dengan surat keputusan anggota dewan komisioner OJK No. Kep-40/D.03/2021 pada 10 Maret 2021," tulis perusahaan.

Sejalan dengan RUPSLB, berikut adalah jajaran komisaris dan direksi PT Allo Bank Indonesia Tbk.

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Ronald Waas

Komisaris Independen: Robertus Soedaryatmo Yosowidagdo

Komisaris Independen: Ali Gunawan

Dewan Direksi

Direktur: Harry Abbas

Direktur : Arief Tendeas

Direktur: Ari Yanuanto Asah

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA