Rabu 12 May 2021 13:35 WIB

Menlu Retno: Indonesia Terus Bersama Rakyat Palestina

Kekerasan yang dilakukan oleh Israel kepada Palestina tidak dapat dibiarkan

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Nur Aini
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.
Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan, Indonesia akan terus berpihak pada rakyat dan bangsa Palestina dalam memperjuangkan hak-haknya. Menurut Retno, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun menegaskan, tindakan kekerasan dan penyerangan yang berulang kali dilakukan oleh Israel kepada Palestina tidak dapat dibiarkan.

“Sudah terlalu lama hak-hak bangsa dan rakyat Palestina digerogoti oleh Israel. Indonesia akan terus bersama rakyat dan bangsa Palestina dalam memperjuangkan hak-haknya,” kata Menlu Retno di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu (12/5).

Baca Juga

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun mendesak Dewan Keamanan PBB agar mengambil langkah nyata terhadap tindakan kekerasan dan pengusiran paksa terhadap warga Palestina dari Syeikh Jarrah, Yerusalem Timur. Menlu menyampaikan, Indonesia terus berusaha semaksimal mungkin di semua lini, termasuk di Committee on the Exercise of the Inalienable Rights of the Palestinian untuk membantu bangsa Palestina.

Komite tersebut berada di Majelis Umum PBB yang dibentuk pada 1975 dan memiliki mandat untuk memperjuangkan hak-hak Palestina termasuk hak kemerdekaan Palestina. Tak hanya itu, Indonesia juga meminta Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan Gerakan Non-Blok (GNB) agar segera melakukan pertemuan khusus membahas masalah ini.

“Indonesia juga terus mendesak agar Dewan Keamanan PBB dapat mengambil langkah nyata, hentikan seluruh kekerasan dan menghadirkan keadilan dan perlindungan bagi Palestina,” ujar Menlu Retno.

Sebelumnya, Kedubes Palestina di Indonesia juga telah menyampaikan permintaan bantuan kepada Pemerintah Indonesia terkait kekerasan yang terus terjadi terhadap rakyat Palestina. Sementara itu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas juga mendesak DK PBB agar mengadakan pertemuan darurat untuk melindungi rakyat Palestina dari kekerasan yang dilakukan oleh Israel.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement