Jalur Utama Puncak-Cianjur Sepi dari Kendaraan Pemudik

Red: Ratna Puspita

[Ilustrasi] Personel gabungan Polri, TNI, Dishub dan Sat Pol PP memeriksa kendaraan warga di perbatasan Cianjur dan Bogor, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
[Ilustrasi] Personel gabungan Polri, TNI, Dishub dan Sat Pol PP memeriksa kendaraan warga di perbatasan Cianjur dan Bogor, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. | Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Jalur utama Puncak-Cianjur, Jawa Barat, sepi dari kendaraan pemudik setelah pengetatan diberlakukan hampir di seluruh wilayah Jabodetabek. Pantauan hingga H-1 Lebaran pada Rabu (12/5) dini hari tepatnya pukul 00.00 WIB, kendaraan yang melintas di jalur utama Puncak-Cianjur dapat dihitung jari.

Selain itu, kendaraan didominasi kendaraan roda dua bernomor polisi Cianjur. Puluhan petugas gabungan di pos penyekatan Puncak lebih banyak menggunakan waktu untuk beristirahat.

Baca Juga

Sepinya jalur utama Cianjur, terlihat hingga perbatasan Cianjur-Bandung Barat, tepatnya di Jembatan Citarum-Haurwangi. Volume kendaraan yang melintas tidak dapat dan didominasi kendaraan roda dua pemudik jarak dekat yang memaksakan diri melintas.

Sedangkan mulai dari Jalur Bogor hingga Puncak Pass-Cianjur, kendaraan yang melintas tetap wajib memasuki pos penyekatan Segar Alam. Petugas gabungan tetap siaga dan lebih memperketat pemeriksaan setiap kendaraan yang melintas meski hanya sepeda motor bernopol Cianjur.

"Menjelang pergantian hari, kendaraan yang melintas dapat dihitung jari, namun penyekatan tetap saja ketat. Di Puncak Pass, kami sempat mendapat pemeriksaan, karena dilengkapi surat bebas COVID-19 antigen, kami diizinkan melintas," kata Ikbal Selamet warga Kecamatan Cianjur saat ditemui di Puncak Pass, Rabu.

Ia menjelaskan sepanjang perjalan dari Jakarta hingga Puncak Pass, penyekatan terlihat begitu ketat mulai keluar Tol Jagorawi hingga kawasan Puncak-Cisarua. Namun, surat tugas dan surat keterangan hasil tes antigen yang dimilikinya, melancarkan perjalanan dinas bersama dua rekannya.

Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan meski jalur utama Cianjur, sepi dari kendaraan, pengetatan pemeriksaan di sepanjang jalur tetap ditingkatkan sebagai upaya antisipasi terjadinya lonjakan pemudik menjelang dini hari. "Kita tetap siagakan petugas gabungan, sesuai dengan instruksi pemerintah pusat hingga 17 Mei. Untuk malam menjelang lebaran informasi yang kami dapat, jalur utama Puncak-Cianjur, sepi dari pemudik bermotor atau bermobil," kata Herman.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Satgas Covid-19: Tak Bertemu Keluarga Bentuk Cinta Terbesar

Apakah Mudik Lebaran Sudah Dibolehkan Tahun Depan?

Lebih dari 138 Ribu Mobil Tinggalkan Jakarta

Sekda Sumbar: ASN Boleh Mudik Lokal

Satgas Ingatkan Pemda Karantina Pendatang dari Luar Daerah

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image