Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

...

Pep Simpan Skuad Terbaik Saat City Dua Kali Dihajar Chelsea?

Selasa 11 May 2021 13:18 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih Manchester City Pep Guardiola.

Pelatih Manchester City Pep Guardiola.

Foto: EPA-EFE/Shaun Botterill
Man City akan berhadapan dengan Chelsea di laga final Liga Champions pada 30 Mei.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, sedang menyembunyikan kartu as jelang final Liga Champions? Entahlah.

Timnya akan berhadapan dengan Chelsea di laga final pada 30 Mei 2021. Dalam beberapa pekan terakhir, City dua kali mengalami kekalahan ketika bertemu the Blues.

Pertama pada semifinal Piala FA di Stadion Wembley. Teranyar, pada pekan ke-35 Liga Primer Inggris. Skuad biru langit menyerah 1-2 dari awak London Biru di Stadion Etihad, Manchester, Ahad (9/5) dini hari WIB.

Dalam pertandingan tersebut, Guardiola membuat sembilan perubahan di starting XI timnya. Ia mengistirahatkan beberapa nama yang sudah berdarah-darah menyingkirkan Paris Saint-Germain (PSG) di semifinal Liga Champions.

Chelsea mendapat tambahan kepercayaan diri tetapi faktanya dalam dua pertemuan itu, City tidak memainkan tim terbaik.

"John Stones, Kyle Walker, Aleks Zinchenko, Phil Foden, Ilkay Gundogan, Riyad Mahrez, dan Bernardo Silva, merupakan pemain City dengan performa terbaik. Tapi mereka tidak menjadi starter di dua pertandingan tersebut," demikian laporan yang dikutip dari Manchestereveningnews.co.uk, Senin (10/5).

Kemudian Kevin De Bruyne, Fernandinho, juga Ederson hanya bermain di salah satu dari dua laga itu. Pep memiliki alasan terkuat atas keputusannya.

Permasalahannya, pelatih Chelsea, Thomas Tuchel tidak terlena. Tuchel enggan terbawa suasana. "Ia tak ingin melihat kemenangan timnya terlalu dalam," tambah laporan dari Manchester Evening News.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA