Bima Arya Izinkan Takbiran dengan Kapasitas 10 Persen

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Bilal Ramadhan

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto di RS Lapangan Kota Bogor, Senin (19/4).
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto di RS Lapangan Kota Bogor, Senin (19/4). | Foto: Republika/Shabrina Zakaria

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR— Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menggelar rapat dengan kepala daerah se-Jabodetabek dan Cianjur di DKI Jakarta, Senin (10/5) siang. Dari rapat tersebut, ditentukan beberapa kebijakan jelang Lebaran, salah satunya peniadaan takbir keliling.

Bima Arya mengatakan, karena kegiatan takbir keliling dilarang, maka ia menganjurkan untuk melakukan kegiatan takbiran secara virtual. Namun, jika ingin tetap melakukan takbiran di masjid setempat atau tingkat kampung, maka masyarakat setempat harus mengikuti aturan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Dimana peserta takbiran boleh diikuti dengan kapasitas maksimal 10 persen. “Di kampung-kampung boleh, tapi kapasitas hanya 10 persen untuk takbiran,” ucap Bima Arya, Senin (10/5).

Di samping itu, sambung Bima Arya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan menutup tempat pemakaman umum (TPU) mulai Rabu (12/5) hingga Ahad (16/5). Sehingga kegiatan ziarah untuk beberapa hari ke depan ditiadakan.

Dia menegaskan, meski ziarah ditiadakan, namun kegiatan pemakaman jenazah tetap dikecualikan. "Disepakati bahwa untuk meniadakan ziarah ke pemakaman. Jadi ziarah ke pemakaman, akan ditutup kecuali kegiatan pemakaman. Pemakaman-pemakaman ini ditutup mulai 12 Mei hingga 16 Mei. Jadi disepakati bersama ini di Jabodetabekjur," ucapnya.

Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor ini mengaku, kebijakan-kebijakan tersebut tidak mudah untuk dilakukan. Namun, Bima Arya mengatakan, kebijakan-kebijakan tersebut diambil pemerintah untuk mengingatkan warga agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19. Seperti yang terjadi di India.

“Memang kebijakan ini tidak mudah kalau dikawal. Tapi paling enggak ada usaha kita untuk mengingatkan warga supaya sadar akan terjadi seperti India kalau kita semua cuek. Itu saja,” pungkasnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Harga Daging Sapi di Tangsel Diprediksi Capai Rp180 Ribu

Wandik Kota Bogor Minta Ortu Disiplin Prokes Demi PTM

Warga Sukabumi Dilarikan ke RS Keluhkan Sakit Usai Vaksinasi

Mengenal Varian Baru Virus Corona di India

Staf Disbudpar Bawa Penumpang Ziarah Gunakan Mobil Dinas

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image