Sunday, 18 Rabiul Awwal 1443 / 24 October 2021

Sunday, 18 Rabiul Awwal 1443 / 24 October 2021

Mengenang Pejuang: Tengku Zulkarnain, Adikku dan Harapanku

Selasa 11 May 2021 11:38 WIB

Red: Elba Damhuri

Ustadz Tengku Zulkarnain

Ustadz Tengku Zulkarnain

Foto: Republika/Yogi Ardhi Cahyadi
Ustadz Tengku Zulkarnain adalah pejuang gigih, kritis, dan menjadi contoh baik

Oleh : KH Anwar Abbas, Ulama dan Aktivis Islam/MUI/Muhammadiyah

REPUBLIKA.CO.ID, -- Tengku Zulkarnain adikku. Kini engkau telah pergi tanpa memberi tahu dan itu jelas-jelas sangat mengejutkan serta meninggalkan duka yang  dalam di hatiku.

Aku masih ingat bagaimana engkau masuk ke ruanganku kemudian kita ngobrol tentang berbagai persoalan  menyangkut umat dan agama serta bangsa ini,  Masih terbayang olehku bagaimana sopan dan santunnya engkau kepadaku. 

Tapi semua itu kini hanya akan menjadi  kenangan dan cerita yang telah  berlalu karena engkau sudah pergi dan sudah  menuntaskan tugasmu ke dunia yang diembankan oleh Allah swt kepadamu.

Pak Tengku begitu aku suka dan biasa memanggilmu. Aku juga masih ingat tentang sikap dan pandangan-pandanganmu dalam masalah-masalah tertentu. Terkadang untuk tidak menyakitkan dan menyinggung perasaan orang lain  engkau hiasi penyampaian sikap dan pandanganmu itu dengan canda-candamu yang bermutu. 

Sehingga aku sangat sering engkau buat menjadi  tersipu-sipu. Karena di samping kata2mu banyak menyintuh dan mengaduk-aduk otak dan hatiku. Engkau juga telah mengimbanginya dengan membuat aku tertawa yang benar2 mengocok perutku. 

Pak Tengku, engkau adalah adik dan sekaligus sahabatku. Aku tidak hanya akan  mendengar dan mengingat  kata-katamu karena engkau aku lihat  adalah juga orang yang sangat suka membantu. 

Saya lihat engkau sangat suka meringankan hidup orang lain tidak hanya dengan ilmumu tapi juga dengan tangan dan hartamu. Hal ini tentu saja sangat patut untuk ditiru tidak hanya oleh anak-anak dan handai taulanmu tapi juga oleh semua orang yang percaya bahwa mereka juga akan pergi untuk  menghadap Tuhanku dan Tuhanmu.

Pak Tengku, selamat jalan, semoga kita bisa kembali nanti bertemu. Mudah-mudahan kita sama-sama dimasukkan oleh Allah swt ke dalam syurga yang telah menjadi idamanku dan idamanmu serta para sahabat dan jamaahmu. Aamiin.

Ciputat, 11 mei 2021, Pukul 8.45 pagi

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA