Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Libur Lebaran, RSUD Depok Tetap Buka Layanan

Selasa 11 May 2021 11:09 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Bilal Ramadhan

RSUD Depok

RSUD Depok

Foto: Pemprov Depok
Untuk poliklinik, akan diliburkan pada 12.15 Mei. Untuk UGD akan beroperasi tiap hari

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok tetap membuka pelayanan selama cuti bersama dan libur Idul Fitri 1442 H. Hal ini dilakukan untuk memberikan pelayanan medis bagi warga yang membutuhkan.

Direktur RSUD Kota Depok, Devi Maryori mengatakan, pelayanan Unit Gawat Darurat (UGD) tetap dibuka pada 12-15 Mei 2021. 'Pelayanan di waktu tersebut tidak mengalami perubahan. Untuk UGD kita tetap beroperasi seperti hari-hari biasanya," ujar Devi di RSUD Kota Depok, Senin (10/5).

Lanjut Devi, kemudian, untuk bagian Poliklinik tetap dibuka pada 12 Mei. Sementara selama 13-15 Mei libur. "Poliklinik akan dibuka lagi pada hari Senin  16 Mei. Bagi warga yang memerlukan perawatan poli di waktu cuti bersama, akan dialihkan ke pelayanan UGD," kata Devi.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok mengeluarkan surat sebagai instruksi kesiapsiagaan Puskesmas dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Surat tersebut ditujukan kepada seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas se-Kota Depok.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Depok, Enny Ekasari mengatakan, instruksi ini sebagai tindak lanjut surat dari Dinkes Provinsi Jawa Barat Tanggal 3 Mei 2021 Nomor 6747/KS.02.04/Yankes perihal kesiapsiagaan menghadapi Idulfitri 1442 H. Selain itu juga berdasarkan surat dari Polres Metro Depok tanggal 3 Mei 2021 NomorB/800/V/HUM.5.1/2021/Restro Depok perihal Rapat Koordinasi Ops Ketupat Jaya 2021.

"Terkait hal tersebut kami instruksikan kepada seluruh Kepala UPTD Puskesmas untuk menugaskan tim medis dan ambulans di titik penyekatan dan Pos Check Point dengan beberapa ketentuan yang sudah diberikan," ujar Enny.

Menurut Enny, dalam surat tersebut disampaikan UPTD Puskesmas harus melaksanakan kegiatan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) di pos kesehatan sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat. Kemudian, kesiapsiagaan pelayanan kesehatan di Puskesmas 24 jam dengan penyiapan tim gawat darurat. "Serta evakuasi dengan menyediakan ambulans 24 jam," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA