Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Chelsea Dinilai Butuh Bek Tengah Baru untuk Saingi City

Selasa 11 May 2021 01:25 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Israr Itah

Para pemain Chelsea merayakan gol Mason Mount (ketiga kanan) ke gawang Real Madrid.

Para pemain Chelsea merayakan gol Mason Mount (ketiga kanan) ke gawang Real Madrid.

Foto: EPA-EFE/Neil Hall
Peter Crouch memuji kinerja Chelsea di bawah Thomas Tuchel.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Chelsea FC mengalami perubahan drastis sejak melakukan pergantian pelatih. The Blues sempat terlempar dari zona big four Liga Primer Inggris saat masih ditangani Frank Lampard. Manajemen bergerak cepat. Mereka memecat Lampard. Sebagai gantinya, kubu London Biru mengontrak Thomas Tuchel. 

Era baru dimulai. Perlahan tapi pasti, Tuchel membawa Chelsea kembali ke habitat alami. Kini Timo Werner dan rekan-rekan ada di posisi ketiga klasemen sementara Liga Primer Inggris. The Blues juga lolos ke dua final, masing-masing di Piala FA dan Liga Champions.

Baca Juga

Secara keseluruhan Tuchel telah memimpin pasukan London Biru dalam 25 pertandingan di berbagai ajang. Selama periode tersebut, ia mengoleksi 19 kemenangan. Chelsea hanya kalah dalam dua pertandingan. Empat duel lainnya berkesudahan imbang.

Mantan penyerang tim nasional Inggris, Peter Crouch mengapresiasi hasil kerja Tuchel. Ia memprediksi the Blues bisa menantang City dalam perburuan gelar liga domestik pada musim depan.

"Jika mereka mendapatkan bek tengah kelas atas, salah satu dari pemain di level tertinggi, itu membuat mereka memiliki kesempatan bagus (meraih gelar liga) musim depan," kata Crouch, dikutip dari Express, Senin (10/5).

Ia tak sabar untuk melihat langkah yang dibuat Tuchel pada musim depan karena sang arsitek akan memulai dari awal. Berbeda dengan yang terjadi pada musim ini. Pria Jerman itu datang ketika kompetisi telah berjalan setengahnya.

"Saya terpesona oleh dampak yang dia buat," ujar Crouch.

Namun ia mencoba realistis. Dari sisi kedalaman skuad, mantan penyerang Liverpool dan Tottenham Hotspur ini menilai Chelsea masih sedikit di belakang City. Meski demikian, dalam pertandingan tunggal segala sesuatu bisa terjadi. Kebetulan kedua tim bertemu pada final Liga Champions edisi terkini di Istanbul, Turki, pada 30 Mei 2021. Chelsea bermodal dua kemenangan dari dua pertemuan terakhir kontra City di semifinal Piala FA dan lanjutan Liga Primer Inggris

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA