Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Pembangunan Sekolah Satu Atap Kota Bogor Dilanjutkan

Senin 10 May 2021 14:08 WIB

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Andi Nur Aminah

Warga melihat kondisi sebuah bangunan sekolah dasar negeri  (ilustrasi)

Warga melihat kondisi sebuah bangunan sekolah dasar negeri (ilustrasi)

Foto: Antara/Bayu Pratama
Tahun ini, pembangunan akan segera masuk ke tahap kedua.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Pembangunan sekolah satu atap di Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor akan segera dilanjutkan. Tahun ini, pembangunan akan segera masuk ke tahap kedua, dimana pembangunan fisik ruang kelas akan dimulai setelah pada tahun sebelumnya pondasi gedung dikerjakan.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Hanafi mengatakan, saat ini pihaknya tengah menanti penghitungan ulang bahan bangunan. Sehingga, pembangunan ini belum bisa dilelangkan dalam waktu dekat.

Baca Juga

"Sekarang kita lagi minta penghitungan ulang ke politeknik Bandung. Agar ada konsistensi antara pondasi dan pembangunan berikutnya," kata Hanafi, Senin (10/5). Lebih lanjut, Hanafi menjelaskan, anggaran yang disiapkan untuk anggaran fisik yakni sebesar Rp 11 miliar. Pembangunan tersebut pun ditargetkan selesai dalam enam hingga tujuh bulan.

Berdasarkan pantauannya terhadap pembangunan, menurut Hanafi semua konstruksi sudah bagus. Sehingga menurutnya, bangunan sekolah ini akan menjadi salah satu sekolah terbaik di Kota Bogor. "Saya sudah cek, semuanya bagus dan diharapkan ini bisa menjadi salah satu solusi bagi masalah kekurangan sekolah di Kota Bogor," ujarnya.

Terpisah, Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, Jaenal Mutaqin mengatakan, jumlah sekolah antara SD, SMP, dan SMA negeri di Kota Bogor tidak sesuai. Bahkan, banyak masyarakat Kota Bogor tidak bisa masuk ke sekolah negeri lantaran jumlahnya yang sedikit. 

Apalagi, lanjutnya, saat ini terdapat sistem zonasi untuk siswa sekolah di Kota Bogor. "Dalam reses dan sidak saya selama ini, banyak anak-anak yang tidak bisa mendapatkan sekolah negeri karena sistem zonasi dan jumlah sekolah yang tidak sesuai," kata Jaenal.

Terkait sekolah satu atap, Jaenal mengaku selalu menndorong agar Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor segera membangun sekolah tersebut. Terutama di wilayah Kecamatan Bogor Timur, tepatnya di Kelurahan Wangun dan Katulampa.

Sebagai kordinator dari Komisi IV DPRD Kota Bogor, Jaenal mengaku akan memfokuskan Komisi IV untuk menyelesaikan masalah ini. Terutama dalam masa sidang ke-3 tahun ini. “Kita harus mapping berapa kebutuhan sekolah di sd dan smp. Kalau sudah ditemukan per-kecamatan, kita dorong pembangunan sekolah satu atap agar pendidikan bisa representatif," jelasnya.

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA