Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Maroko Kecam Serangan Israel di Al Aqsa

Senin 10 May 2021 04:37 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Endro Yuwanto

Serangan polisi Israel kepada jamaah Masjid al Aqsa pada Jumat, (7/5/2021).

Serangan polisi Israel kepada jamaah Masjid al Aqsa pada Jumat, (7/5/2021).

Foto: cnn.com
Maroko menyerukan dialog dan penghormatan terhadap HAM

REPUBLIKA.CO.ID, RABAT -- Pemerintah Maroko mengecam pelanggaran Israel di Yerusalem Timur sebagai tindakan yang tidak dapat diterima. Maroko menyerukan dialog dan penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM).

"Pelanggaran ini (di Yerusalem) adalah tindakan yang tidak dapat diterima yang akan meningkatkan ketegangan," kata Kementerian Luar Negeri Maroko seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin (10/5).

Kementerian Luar Negeri Maroko menegaskan bahwa Pemerintah Maroko terus memantau peristiwa kekerasan yang berulang di Al Quds Al Sharif, Masjid Al Aqsa, dan penyerbuan halamannya, serta intimidasi terhadap jamaahnya yang damai selama bulan Ramadhan.

Pernyataan Pemerintah Maroko itu muncul ketika lebih dari 290 warga Palestina terluka sejak Jumat (8/5) dalam bentrokan antara pasukan Israel dan Palestina di sekitar Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur.

Warga Palestina dengan penduduk lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem memprotes rencana Israel untuk mengusir warga Palestina di distrik tersebut dari rumah mereka dan menyerahkan mereka ke asosiasi permukiman.

Kementerian Luar Negeri Maroko pun menyerukan dialog dan penghormatan terhadap HAM. Selain itu, Maroko juga menekankan kebutuhan untuk mempertahankan status khusus Yerusalem dan melindungi kota dan kesucian Masjid Al-Aqsa yang diberkati.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA