PHRI Cianjur: Hunian Hotel dan Kunjungan Wisata Turun

Red: Ratna Puspita

Salah satu sudut Kebun Raya Cibodas di Cipanas, Cianjur, Jabar.
Salah satu sudut Kebun Raya Cibodas di Cipanas, Cianjur, Jabar. | Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Cianjur, Jawa Barat, mencatat tingkat kunjungan wisatawan dan hunian hotel menurun tajam. Penurunan menyusul penyekatan dan larangan mudik yang diberlakukan secara ketat di seluruh Indonesia termasuk di jalur utama Cianjur.

Ketua PHRI Cianjur, Nano Indra Praja saat dihubungi, Ahad (9/5), mengatakan tingkat kunjungan menurun tajam hingga 80 persen, baik untuk wisatawan atau tingkat hunian hotel yang tidak lebih dari 20 persen. Sebab, banyak wisatawan yang diputarbalikkan di pos penjagaan.

Baca Juga

"Wisatawan sulit untuk sampai ke tujuan wisata karena mereka tetap mendapat pemeriksaan di perbatasan atau jalur lain dan dipulangkan petugas. Okupansi hotel di Cianjur kembali terjun ke angka 20 persenan sudah paling bagus," katanya.

Ia menjelaskan beberapa pekan sebelum masuk puasa, tingkat okupansi hotel sempat mengalami kenaikan menjadi 40 persen karena pelonggaran aktivitas yang diberlakukan pemerintah pusat hingga daerah. Namun okupansi kembali menurun karena penyekatan serentak sebagai bentuk larangan mudik.

"Kami berharap ada kemudahan yang diberikan karena mudik dilarang, wisata tetap buka. Namun saat ini pelaku wisata kesulitan untuk menutup biaya operasional sehari-hari karena sepinya pengunjung akibat terkena imbas penyekatan dan pembatasan di sejumlah perbatasan," katanya.

Sementara itu General Manager Kebun Raya Cibodas (KRC) Teguh Dwiyanto mengatakan selama bulan puasa tingkat kunjungan menurun dengan larangan mudik membuat angka kunjungan ke kebun raya menurun tajam. Dari biasanya bisa mencapai 500 orang, saat ini hanya 50 orang.

"Mungkin tingkat kunjungan akan kembali normal setelah lebaran nanti, karena saat ini penyekatan dilakukan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 yang masih terjadi. Tingkat kunjungan didominasi wisatawan lokal karena penyekatan baru tuntas tanggal 17 Mei," katanya.

Ia berharap penyekatan setelah hari raya tidak terlalu ketat seperti saat ini. Sebab, setiap libur hari raya, Kebun Raya Cibodas merupakan destinasi favorit warga dan pendatang untuk menggelar halal bihalal terutama pendatang dari Jabodetabek.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Polda Jabar Jaring 138 Travel Gelap

Tempel Stiker Putar Balik, Polres Bogor Sekat 908 Kendaraan

Puan Minta Pemerintah Konsisten Soal Aturan Pulang Kampung

Terminal Cicaheum Tetap Beroperasi di Masa Larangan Mudik

44 Kebakaran Terjadi di Cianjur Sepanjang Januari-April 2021

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image