Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Presiden Turki Kutuk Keras Serangan Israel di Yerusalem

Ahad 09 May 2021 07:12 WIB

Red: Christiyaningsih

Turki akan terus mendukung saudara-saudara Palestina dalam segala situasi, kata Presiden Erdogan - Anadolu Agency

Turki akan terus mendukung saudara-saudara Palestina dalam segala situasi, kata Presiden Erdogan - Anadolu Agency

Turki akan terus mendukung saudara-saudara Palestina dalam segala situasi, kata Presiden Erdogan - Anadolu Agency

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Sabtu malam mengecam keras serangan Israel terhadap jamaah Muslim baru-baru ini di Masjid al-Aqsa di Yerusalem, Palestina.

"Kami mengutuk keras serangan keji Israel terhadap kiblat pertama kami Masjid al-Aqsa, yang sayangnya dilakukan Israel setiap Ramadan," kata Erdogan dalam sebuah cuitan di Twitter.

Baca Juga

Presiden Turki Erdgoan juga menyampaikan solidaritasnya dengan rakyat Palestina. "Sebagai Turki, kami akan terus mendukung saudara-saudara Palestina kami dalam setiap keadaan," ujar dia.

Erdogan juga membagikan pesan yang sama dalam bahasa Turki, Arab, dan Ibrani melalui media sosial.

Pasukan Israel menembakkan granat kejut, gas air mata, dan peluru berlapis karet untuk membubarkan jamaah Muslim dari Masjid al-Aqsa, situs tersuci ketiga di dunia bagi umat Islam, pada Jumat malam. Menurut Bulan Sabit Merah Palestina, setidaknya 205 orang terluka oleh pasukan Israel di daerah Kota Tua dan Sheikh Jarrah.

Ketegangan meningkat di distrik Sheikh Jarrah baru-baru ini karena pemukim Israel mengerumuni daerah itu setelah pengadilan Israel memerintahkan penggusuran keluarga Palestina.

Sejak 1956, total 37 keluarga Palestina tinggal di 27 rumah di lingkungan itu. Namun, pemukim ilegal Yahudi telah mencoba untuk mendorong mereka keluar berdasarkan undang-undang yang disetujui oleh parlemen Israel pada 1970.

Israel menduduki Yerusalem Timur selama perang Arab-Israel 1967. Zionis Israel mencaplok seluruh kota pada tahun 1980, sebuah tindakan yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.

Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, dipandang sebagai wilayah pendudukan menurut hukum internasional, sehingga membuat semua permukiman Yahudi di sana dianggap ilegal.

sumber : https://www.aa.com.tr/id/turki/presiden-turki-kutuk-keras-serangan-israel-di-yerusalem/2234161
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA