Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

PLN UIP2B Bantu Buat 400 Lubang Biopori di Depok

Sabtu 08 May 2021 18:30 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Endro Yuwanto

PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (PLN UIP2B) membantu membuat 400 sumur resapan atau lubang biopori di lingkungan RW 07, Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, Kota Depok, Sabtu (8/5).

PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (PLN UIP2B) membantu membuat 400 sumur resapan atau lubang biopori di lingkungan RW 07, Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, Kota Depok, Sabtu (8/5).

Foto: PLN.
Lubang resapan biopori dapat mengurangi permasalahan banjir.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (PLN UIP2B) membantu membuat 400 sumur resapan atau lubang biopori di lingkungan RW 07, Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, Kota Depok. Pembuatan lubang biopori tersebar menjadi beberapa titik lokasi yang merupakan titik permasalahan banjir.

"Harapan kami dapat membantu masyarakat sekitar lingkungan kerja PLN dalam menangani permasalahan seperti banjir yang dapat mengganggu operasional sistem di PLN UIP2B. Dengan begitu masyarakat akan ikut serta menjaga lingkungan di sekitar terkait persoalan banjir," ujar Senior Manager KKU UIP2B Jawa Madura Bali, Ericson Sidabutar, Sabtu (8/5).

Pembuatan lubang biopori itu dilakukan dengan didampingi Tim Biopori Institut Pertanian Bogor (IPB). "Kami jelaskan manfaat dan implementasi pembuatan lubang biopori pada lingkungan dengan benar. Alhamdulillah berjalan dengan lancar untuk kegiatan ini. Insya Allah akan bermanfaat bagi warga setempat," kata salah seorang Tim Biopori IPB, Ahya Salam.

Ketua RW 07, Syamsul yang mewakili warga, mengucapkan rasa terima kasih atas dukungan PLN dalam mengatasi persoalan banjir di lingkungannya. "Pembuatan lubang biopori adalah salah satu program yang dianjurkan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Semoga dengan adanya lubang resapan biopori dapat mengurangi permasalahan banjir dan menambah resapan air di lingkungan kami," jelasnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA