Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

UEFA Terima Lagi 9 Klub yang Sempat Gabung Liga Super Eropa

Sabtu 08 May 2021 16:46 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

Presiden UEFA Aleksander Ceferin.

Presiden UEFA Aleksander Ceferin.

Foto: EPA/MARTIAL TREZZINI
UEFA juga mengumumkan sanksi disiplin terhadap tiga klub lainnya.

REPUBLIKA.CO.ID, NYON -- Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) menerima kembali bergabungnya sembilan klub, yang keluar dari proyek Liga Super Eropa. Badan tertinggi sepak bola Eropa itu juga mengumumkan sanksi disiplin terhadap tiga klub lain, termasuk Real Madrid dan Barcelona.

UEFA mengeklaim bahwa sembilan dari 12 klub yang terlibat dalam pembentukan Liga Super Eropa, telah menyetujui Deklarasi Komitmen Klub, yang diajukan kepada UEFA dan federasi kompetisi di negara masing-masing.

Sembilan klub tersebut mengakui kalau menciptakan Liga Super Eropa merupakan sebuah kesalahan. Mereka juga minta maaf ke institusi dan fan.

Arsenal, AC Milan, Chelsea, Atletico Madrid, Inter, Liverpool, Manchester City, Manchester United, dan Tottenham Hotspur menandatangani dokumen kalau mereka tidak akan bergabung dengan kompetisi yang tak diakui UEFA.

Jika melanggar, ada sejumlah denda besar yang harus mereka bayar. UEFA juga mengingatkan tiga klub lain yang masih enggan menarik diri dari Liga Super Eropa.

''UEFA punya hak untuk mengambil langkah apapun yang dianggap layak terhadap klub tersebut yang sejauh ini menolak meninggalkan apa yang disebut Liga Super. Masalah ini akan segera diselesaikan oleh badan disiplin UEFA yang kompeten,'' ujar UEFA, dikutip dari Marca, Sabtu (8/5).

Presiden UEFA Aleksander Ceferin juga mengomentari keputusan sembilan klub untuk mundur dari Liga Super. Ia menekankan, sisanya akan menghadapi konsekuensi jika tidak melakukannya. Dirinya sudah mengatakan di Kongres UEFA dua pekan lalu bahwa dibutuhkan organisasi yang kuat untuk mengakui melakukan kesalahan.

''Klub-klub ini telah melakukan hal itu. Dalam menerima komitmen dan kesediaan mereka untuk memperbaiki gangguan yang mereka timbulkan, UEFA ingin meletakkan bab ini di belakangnya dan bergerak maju dengan semangat yang positif,'' tegas Ceferin.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA