Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Biden Yakin Bia Segera Bertemu Putin

Sabtu 08 May 2021 14:08 WIB

Red: Esthi Maharani

Presiden Joe Biden

Presiden Joe Biden

Foto: AP/Melina Mara/Pool The Washington Post
Biden mengatakan ingin bertemu Putin meskipun Rusia sedang membangun pasukan militer

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat Joe Biden berharap dapat segera bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Kepada wartawan di Gedung Putih, Jumat (7/5), Biden mengatakan dia ingin bertemu Putin meskipun Rusia sedang membangun pasukan militer di dekat Ukraina.

"Itu tidak memengaruhi keinginan saya untuk mengadakan pertemuan empat mata (dengan Putin), dan Anda akan melihat dia memiliki lebih banyak pasukan sebelumnya. Dia menarik pasukan," kata Biden.

Saat ditanya tentang kemungkinan pertemuan dengan Putin pada Juni mendatang, Biden menyatakan keyakinannya, meskipun waktu dan tempat pertemuan sedang dikerjakan. AS mengatakan mendukung Ukraina, di tengah apa yang oleh Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pekan ini disebut pembangunan pasukan Moskow yang "sembrono".

Biden dan para penasihatnya ingin juga ada pertemuan puncak dengan Putin di negara ketiga, saat presiden AS itu akan berada di Eropa pada pertengahan Juni untuk mengikuti pertemuan G7 di Inggris serta pembicaraan dengan sekutu NATO di Brussels. Tetapi, negosiasi dengan Rusia tentang pelaksanaan pertemuan puncak masih berlangsung, kata juru bicara Gedung Putih Jen Psaki kepada wartawan.

AS memiliki sejumlah masalah dengan Rusia, termasuk soal perlakuan negara itu terhadap kritikus Kremlin Alexei Navalny yang dipenjara. Namun, Psaki mengatakan masalah tersebut harus sudah diselesaikan sebelum pertemuan Biden-Putin.

Sementara itu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov yang dikutip oleh kantor berita Rusia TASS mengatakan Rusia sedang mempelajari kemungkinan pertemuan Putin-Biden.

"Kami terus menganalisis situasinya," kata Peskov seperti dilaporkan TASS, ketika ditanya apakah pihak Rusia telah secara resmi menyetujui pertemuan yang diusulkan itu.

sumber : Antara / Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA