Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

Dikalahkan Newcastle, Leicester Bikin Banyak Kesalahan

Sabtu 08 May 2021 09:54 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Didi Purwadi

Manager Leicester City, Brendan Rodgers, menyebut timnya banyak melakukan kesalahan sehingga dipaksa menyerah dari Newcastle United.

Manager Leicester City, Brendan Rodgers, menyebut timnya banyak melakukan kesalahan sehingga dipaksa menyerah dari Newcastle United.

Foto: John Walton / Pool via AP
Leicester City sempat tertinggal 4-0 dari Newcastle United.

REPUBLIKA.CO.ID, LEICESTER -- Leicester City terancam disalip Chelsea usai dikalahkan Newcastle 4-2 dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Sabtu (8/5). Leicester bahkan sempat tertinggal 4-0, sebelum mencetak dua gol pada 10 menit terakhir pertandingan.

Mengomentari performa buruk timnya, manager Brendan Rodgers tak butuh waktu lama untuk menganalisis apa penyebab kekalahan tersebut. ''Itu sangat mudah untuk dianalisis, karena kami bikin banyak kesalahan. Kalian tidak bisa menang jika melakukan itu,'' ucap Rodgers, seperti dikutip dari Skysports, Sabtu (8/5).

Ia menyebut gol yang bersarang di gawang timnya tidak berkarakter. Artinya, gol tersebut semestinya bisa diantisipasi.

Di masa genting seperti sekarang, kata Rodgers, skuadnya harus tampil dengan konsentrasi penuh. Sementara, ia menilai timnya tak fokus selama pertandingan. Akibatnya, Newcastle yang memiliki pemain berkualitas menghukum Leicester dengan kejam.

Meski demikian, Rodgers tetap bangga dengan pemainnya. Ia menyatakan para pemain Leicester bisa saja saling menyalahkan saat tertinggal 4-0. Tapi pemainnya mampu terus berjuang sampai bisa memperkecil ketertinggalan. '

'Terlalu banyak kesalahan yang merugikan kami. Anda bisa mendapatkan itu dengan pemain muda, dan kalian bisa melihatnya dari gol pertama, yang merupakan kesalahan buruk,'' jelas Rodgers.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA