Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Farshad Paham Perasaan Bobotoh Usai Kalah dari Persija

Jumat 07 May 2021 14:54 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Endro Yuwanto

Farshad Noor, pemain asal Afghanistan.

Farshad Noor, pemain asal Afghanistan.

Foto: Dok. Persib Bandung
Farshad memang tak diserang Bobotoh, namun ia terkejut atas keputusan klub.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung gagal meraih trofi Piala Menpora 2021 usai kalah dari Persija Jakarta. Setelah kekalahan tersebut, penggemar Persib, Bobotoh, kecewa atas hasil tersebut.

Pemain asal Afganistan, Farshad Noor, mengaku paham atas kekecewaan tersebut. Turnamen itu pun membuatnya gagal membela Persib musim ini.

"Untuk suporter tentu mereka boleh saja marah. Sebagai contoh, jika saya menyaksikan Real Madrid karena saya sebagai fan, saya tidak tahu situasi yang sedang terjadi dengan pemain," kata Farshad, Rabu (5/5).

Farshad memang tidak mendapat serangan dari Bobotoh. Namun ia terkejut atas keputusan klub yang mencoretnya dan menyebut bahwa dia berstatus pemain seleksi.

"Ini justru menjadi motivasi bagi saya untuk membuktikan bahwa orang-orang itu salah. Soal bagaimana mereka membandingkan saya, itu bagus, saya belajar dari itu dan saya bisa masuk ke tim nasional," kata Farshad.

Farshad sebenarnya bergabung dengan Persib atas kontrak satu tahun dengan opsi tambahan satu tahun. Namun Farshad mengakui pada final Piala Menpora dia disebut sebagai pemain seleksi.

"Ya kontrak 1+1 (tahun) bukan trial, tapi kontraknya diputus. Tidak ada kata trial sebelumnya, menjadi trial ketika kami bertanding melawan Persija," tegas Farshad.

Farshad datang dalam kondisi tubuh yang jauh dari kata bugar. Farshad tidak bermain selama 1,5 tahun yang membuatnya sulit untuk mengembalikan kondisinya dalam waktu singkat.

"Saya tidak bermain di level profesional 1,5 tahun karena corona dan keputusan saya pergi ke Dubai. Saya mendapat tawaran bagus dari Persib lalu saya datang. Memang saya diberi waktu untuk mengembalikan performa, tapi waktunya terlalu singkat dari yang diharapkan," kata Farshad menjelaskan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA