Ratusan Kendaraan Menuju Kota Surabaya Dipaksa Putar Balik

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Erik Purnama Putra

Petugas memeriksa kelengkapan surat dan KTP saat hari pertama penyekatan larangan mudik di perbatasan Kota Surabaya-Kabupaten Sidoarjo di Tambak Sumur, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (6/5/2021).
Petugas memeriksa kelengkapan surat dan KTP saat hari pertama penyekatan larangan mudik di perbatasan Kota Surabaya-Kabupaten Sidoarjo di Tambak Sumur, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (6/5/2021). | Foto: Umarul Faruq/ANTARA

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Ratusan kendaraan bermotor dipaksa putar balik oleh petugas gabungan saat hendak memasuki Kota Surabaya pada hari pertama pelarangan mudik, Kamis (6/5). Petugas menghalau pengendara yang ingin masuk ibu kota Provinsi Jawa Timur tersebut dari arah Kabupaten Sidoarjo.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Surabaya, AKBP Teddy Chandra menerangkan, sebagian besar kendaraan yang diputar balik karena tak bisa menunjukan identitas, surat tugas, surat bebas Covid-19, hingga surat izin keluar masuk (SIKM).

"Enggak bisa menunjukkan identitas, surat tugas, kayak gitu. Terus, di luar L (Surabaya) dan W (Gresik dan Sidoarjo) ya. Mungkin, tujuannya hanya sekadar ketemu keluarga atau apa, tapi ya kita putar balikkan. Intinya tidak bisa menunjukkan SIKM lah, sudah gitu nggak bisa menunjukkan surat tugas atau izin," kata Teddy dikonfirmasi di Kota Surabaya, Jumat (7/5).

Teddy menegaskan, seluruh titik penyekatan di perbatasan Kota Surabaya diberlakukan selama 24 jam. Dari semua titik yang ada, kata dia, titik penyekatan di Bundaran Waru, tepatnya di depan Mal City of Tomorrow (Cito) yang menjadi prioritas. Itu tak lain karena titik tersebut merupakan pintu utama masuk Kota Surabaya, yang berbatasan dengan Sidoarjo.

"Cito mungkin prioritas, dalam arti gini, Cito itu tanggung jawab besar ke Satlantas Polrestabes Surabaya dalam melakukan penyekatan. Kalau yang lain, para Kapolsek-Kapolsek, ada Kanit Lantas juga di sana," ujarnya.

Teddy kemudian merinci kendaraan yang diminta putar balik petugas gabungan saat khendak masuk Kota Surabaya. Terdiri dari sepeda motor 55 unit, mobil 60 unit, bus tiga unit, dan mobil barang dua unit. Terkait operasional travel gelap, Teddy mengaku belum menemukan kasus tersebut di titik penyekatan.

"Enggak ada (travel gelap), kalau Surabaya saya rasa kan jadi tujuan kota akhir ya. Sudah gitu kan memang sekarang batas penyekatan dari batas provinsi, kabupaten, sampai kota semua disekat. Memang, bisa jadi tidak akan tembus Surabaya karena penyekatan berlapis-lapis," kata Teddy.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Bus di Terminal Bungurasih Bisa Angkut Penumpang Bukan Mudik

Gibran: SIKM Bukan untuk Wisatawan

Ini Prosedur Pengajuan SIKM di Jakarta Selama Larangan Mudik

Anies Terbitkan Kepgub Prosedur Pengajuan SIKM

Pemprov DKI Segera Terbitkan SIKM

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark