Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Lima Poin Pembahasan Jelang F1 GP Spanyol 2021

Jumat 07 May 2021 13:06 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Posisi pertama pembalap Red Bull, Max Verstappen, merayakan di akhir Grand Prix Formula Satu Emilia Romagna, di arena pacuan kuda Imola, Italia, Ahad, 18 April 2021.

Posisi pertama pembalap Red Bull, Max Verstappen, merayakan di akhir Grand Prix Formula Satu Emilia Romagna, di arena pacuan kuda Imola, Italia, Ahad, 18 April 2021.

Foto: AP/Bryn Lennon/Getty
Bakal terlihat pertarungan sengit antara Mercedes vs Red Bull.

REPUBLIKA.CO.ID, KATALUNYA -- Seri keempat ajang Formula 1 musim 2021 akan segera berlangsung. Kali ini, balapan tersebut berlangsung di Sirkuit Catalunya, Spanyol, Ahad (9/5) malam WIB.

Bakal terlihat pertarungan sengit antara Mercedes vs Red Bull. Menurut Crash, berikut lima poin pembahasan jelang adu cepat jet darat di lintasan sepanjang 4.675 kilometer itu.

Pertama, akankah dominasi Mercedes di GP Spanyol berlanjut?

Sejak 2017, pembalap Merdeces, Lewis Hamilton selalu menang di arena tersebut. Terakhir kali Red Bull berjaya, pada 2016 lalu.

Saat itu Max Verstappen menjadi pemenang. Itu karena dua jagoan Mercedes, Hamilton dan Nico Rosberg bertabrakan pada lap pembuka

Red Bull dinilai memiliki mobil tercepat dalam satu putaran. Namun Mercedes meraih pole position dalam dua balapan terakhir.

 

Kedua, Bisakah Norris melanjtkan rekornya?

Pembalap McLaren, Landro Norris menjadi salah satu bintang F1 musim ini. Sebelumnya ia selalu finish di posisi lima besar.

Pemuda 21 tahun itu ada di posisi ketiga klasemen sementara. Norris berada di bawah juara bertahan Lewis Hamilton, dan jagoan Red Bull, Verstappen.

 

 

Ketiga, Menanti kejaiban Alonso.

Fernando Alonso pernah mengukir cerita manis ketika menjadi juara dunia 2005 dan 2006. Saat itu ia mengendarai Renault.

Kini Renault berganti nama menjadi Alpine. Sepanjang musim 2021 bergulir, Alonso yang memakai bendera Alpine, berada di posisi ke-12 klasemen sementara.

GP Spanyol merupakan kandang  driver 39 tahun itu. Ia ingin sekali menunjukkan performa hebat di rumah sendiri.

"Tahun lalu sangat sulit bagi tim. Jadi kali ini ini kami akan berusaha menjadi lebih baik, mencoba belajar dari apa pun," ujarnya.

 

 

Keempat, apakah modifikasi trek di GP Barcelona itu bisa meningkatkan kulitas pertunjukkan?

Ada perubahan di tikungan 10. Modifikasi tersebut untuk meningkatkan keselamatan pengemudi.

 

 

Kelima, apakah bakal terjadi balapan basah?

Sejak 1996  di GP Barcelona selalu berlangsung balapan dalam kondisi kering. Terakhir kali Michael Schumacher meraih kemenangan dalam kondisi lintasan basah. Kali ini ada kemungkinan hujan turun saat hari perlombaan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA