Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Menteri LHK Terima Kunjungan Kerja Dubes Jepang Baru

Jumat 07 May 2021 09:49 WIB

Red: Hiru Muhammad

Menteri LHK, Siti Nurbaya menerima kunjungan kerja Duta Besar Jepang untuk Indonesia yang baru Mr. Kanasugi Kenji, (6/5). Menteri Siti mengucapkan selamat atas penugasan Mr. Kanasugi Kenji sejak 15 Januari 2021 menggantikan Duta Besar Jepang sebelumnya, yaitu Mr. Ishii Masafumi.

Menteri LHK, Siti Nurbaya menerima kunjungan kerja Duta Besar Jepang untuk Indonesia yang baru Mr. Kanasugi Kenji, (6/5). Menteri Siti mengucapkan selamat atas penugasan Mr. Kanasugi Kenji sejak 15 Januari 2021 menggantikan Duta Besar Jepang sebelumnya, yaitu Mr. Ishii Masafumi.

Foto: istimewa
Indonesia dan Jepang sedang bernegosiasi pembaruan MoC bidang lingkungan hidup

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Menteri LHK, Siti Nurbaya menerima kunjungan kerja Duta Besar Jepang untuk Indonesia yang baru Mr. Kanasugi Kenji, (6/5). Menteri Siti mengucapkan selamat atas penugasan Mr. Kanasugi Kenji sejak 15 Januari 2021 menggantikan Duta Besar Jepang sebelumnya, yaitu Mr. Ishii Masafumi.

"Saya menyambut Anda di Indonesia dan berharap kita dapat bekerjasama yang lebih bermanfaat antara Indonesia dan Jepang di bidang lingkungan hidup dan kehutanan," ujar Menteri Siti

Indonesia dan Jepang disebut Menteri Siti sedang berada dalam fase negosiasi pembaruan Nota Kerja Sama/Memorandum of Cooperations (MoC) di bidang lingkungan hidup. Ia berharap negosiasi atas Nota Kerja Sama ini dapat segera selesai agar implementasinya dapat dilaksanakan secepatnya.

"Saya berharap kita segera  menyelesaikan proses negosiasi dan melanjutkan ke penandatangan MoC yang akan berfungsi sebagai platform yang baik untuk kerja sama kita di bidang lingkungan," ujarnya.

Memorandum of Cooperation (MoC) sebelumnya tentang Enviromental Cooperation telah ditandatangani pada 10 April 2017 di Tokyo oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI dengan Menteri Lingkungan Hidup Jepang dengan masa berlaku hingga 10 April 2021. 

Pembahasan pembaruan MoC telah dilakukan oleh pihak Indonesia dan Jepang, dengan usulan area kerjasama baru, yaitu di bidang Pengendalian Pencemaran (Udara, Tanah dan Air); Pengendalian Pencemaran Laut; Perubahan iklim; Manajemen Zat Berbahaya; Limbah Padat (termasuk Kota Ramah Lingkungan) dan Pengelolaan Limbah Berbahaya; Promosi Pariwisata Taman Nasional dan Kawasan Konservasi lainnya; Pengelolaan Danau Berkelanjutan; dan Penegakan Hukum Lingkungan.

Atas penyambutan oleh Menteri LHK, Duta Besar Jepang sangat berterima kasih, dan juga berharap kerjasama lingkungan antara Indonesia - Jepang akan semakin erat kedepannya

Ia pun berterima kasih atas pembahasan terkait MoC yang tadi disampaikan oleh Menteri Siti. "Saya pikir MoC merupakan sebuah alat yang penting bagi kedua negara untuk melihat secara fokus apa yang dikerjasamakan dengan mengidentifikasi secara detail isi kerjasama diantara dua negara ini," ujarnya.

Selanjutnya Menteri Siti juga mengapresiasi terjalinnya kerja sama melalui pendekatan Co-Benefits dalam pengendalian pencemaran. Ia juga berterima kasih atas  dukungan JICA kepada pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah seperti pembangunan Tempat Pengelolaan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS)  Regional yang sedang proses pembangunan di Legok Nangka, Kabupaten Bandung.

Kemudian lebih lanjut Menteri Siti juga menantikan rumusan kesepakatan tentang dua proyek JICA yang baru diadopsi, yaitu Proyek Mitigasi Perubahan Iklim di Sektor LULUCF dan Program Gerakan Masyarakat untuk Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan.(*)

Hadir mendampingi Menteri LHK dalam pertemuan ini Direktur Jenderal PPI, Laksmi Dhewanti; Direktur Jenderal PSLB3 Rosa Vivien; Plt. Direktur Jenderal PPKL Sigit Relianto; Kepala Badan Litbang dan Inovasi, Agus Justianto; dan Plt. Kepala Biro KLN KLHK. Sementara itu mendampingi Duta Besar Jepang, Mr. Kazuhiko Shimizu, Counsellor for Economic and Development; Mr. Manabu Hasegawa, Forestry Attache, Mr. Inoue, Health &Waste Management Attache, dan  Ms. Moe Tsumura, Ambassador's Secretary.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA