Friday, 27 Zulhijjah 1442 / 06 August 2021

Friday, 27 Zulhijjah 1442 / 06 August 2021

PYI Gelar Webinar Kelola Emosi Saat Didik Anak

Kamis 06 May 2021 11:09 WIB

Red: Gita Amanda

Lembaga Amil Zakat (LAZ) Panti Yatim Indonesia (PYI) kembali menggelar webinar parenting bertema

Lembaga Amil Zakat (LAZ) Panti Yatim Indonesia (PYI) kembali menggelar webinar parenting bertema

Foto: Panti Yatim Indonesia (PYI)
Seminar yang diikuti oleh 75 partisipan tersebut digelar gratis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga Amil Zakat (LAZ) Panti Yatim Indonesia (PYI) kembali menggelar webinar parenting bertema "Manajemen Emosi Saat Mendidik Anak Dikala Pandemi", pada Selasa (4/5) lalu. Seminar yang diikuti oleh 75 partisipan tersebut digelar gratis.

Webinar yang ditayangkan secara langsung melalui aplikasi Zoom, Facebook dan YouTube PYI tersebut dibawakan oleh Zhi Alatas. Sementara materi seminar disampaikan oleh Dr Aisah Dahlan Hussein, CHt.

Dr Aisah merupakan sosok wanita inspiratif yang sudah lama bergelut pada terapi korban narkotika dan obat terlarang. Ia mengaku telah merehabilitasi ribuan orang termasuk para Slankers atau penggemar grup musik Slank di tahun 2003 hingga 2008.

Baca Juga

Kegiatan tersebut diawali dengan Presentasi Program PYI dan di lanjutkan dengan tanya Jawab bersama Dr Aisah Dahlan. Salah seorang partisipan bertanya kepada Dr Aisah, bagaimana mengatasi anak yang sedang belajar daring sedangkan orang tua bekerja di luar.

“Anak diusia dasar dan menengah merupakan usia yang masih memerlukan peran penting orang tua dalam mendidik anak,” ujarnya.

photo
Lembaga Amil Zakat (LAZ) Panti Yatim Indonesia (PYI) kembali menggelar webinar parenting bertema Manajemen Emosi Saat Mendidik Anak Dikala Pandemi, pada Selasa (4/5) - (Panti Yatim Indonesia (PYI))
 

Sementara itu dalam presentasinya Andriansyah dari pihak PYI memperkenalkan salah satu anak asuh Asrama PYI Yatim dan Zakat yang bernama Riki. Riki merupakan anak asuh binaan PYI yang memiliki keistimewaan tersendiri dari teman yang lainnya.

"Riki dulu tinggal di pelosok kabupaten Garut bersama kakek dan neneknya. Keistimewaan Riki yaitu, sulit dalam mengontrol tangan kanannya serta sulit dalam berkomunikasi dan lain sebagainya,” ujar Andriansyah, dalam siaran pers, Kamis (6/5).

Andriansyah juga menyampaikan terima kasih kepada Dr Aisah dan Zhi Alatas serta partisipan yang telah ikut bergabung. Semoga waktu yang diluangkan Allah ganti dengan keberkahan dan kesehatan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA