Sunday, 21 Syawwal 1443 / 22 May 2022

Saudi Buka Perbatasan, Izinkan Warga Pergi ke Luar Negeri

Senin 03 May 2021 06:25 WIB

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Ani Nursalikah

Saudi Buka Perbatasan, Izinkan Warga Pergi ke Luar Negeri. Vaksinator bersiap menyuntik vaksinasi Covid-19 Pfizer di Arab Saudi.

Saudi Buka Perbatasan, Izinkan Warga Pergi ke Luar Negeri. Vaksinator bersiap menyuntik vaksinasi Covid-19 Pfizer di Arab Saudi.

Foto: AP
Warga Arab Saudi yang sudah divaksinasi diizinkan pergi ke luar negeri.

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Arab Saudi akan mengizinkan warga yang sudah divaksinasi bepergian ke luar negeri pada 17 Mei nanti. Jadwal tersebut bersamaan saat Saudi membuka kembali perbatasan darat, laut, dan udara.

Kementerian Dalam Negeri merilis pedoman mengenai dua hal itu pada Ahad (2/5). Warga yang diizinkan berpergian hanya orang dewasa dan telah menerima dua atau satu dosis vaksin 14 hari sebelum tanggal keberangkatan.

Baca Juga

Sementara, warga Saudi yang berusia di bawah 18 tahun dan mereka yang sudah pulih dari Covid-19 dalam enam bulan terakhir, harus memenuhi syarat sebelum melakukan perjalanan.

Para wisatawan juga harus menunjukkan status mereka di aplikasi Tawakkalna di pintu masuk bandara. Mereka yang berusia di bawah 18 tahun harus memiliki polis asuransi yang disetujui oleh Bank Sentral, mencakup risiko pengembangan Covid-19 di luar negeri.

Pemerintah Saudi terus menekankan warganya selalu pakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Bank Sentral Arab Saudi dan Dewan Asuransi Kesehatan mengatakan orang non-Saudi yang datang dari luar Saudi untuk keperluan pariwisata dan umroh perlu meninjau kembali polis asuransi mereka agar memastikan itu mencakup risiko tertular virus.

“Perhatian harus diberikan saat bepergian ke negara-negara berisiko tinggi sesuai dengan apa yang diumumkan oleh otoritas yang kompeten,” kata kementerian, dilansir The National News, Senin (3/5).

Warga harus karantina di rumah selama sepekan saat tiba di Saudi. Kementerian Kesehatan Saudi telah memberlakukan hukuman, termasuk denda dan penjara bagi mereka yang tidak mematuhi protokol kesehatan dan keselamatan serta menularkan virus.

Saat ini, Arab Saudi telah memberikan lebih dari 9,5 juta dosis vaksin. Dalam waktu 24 jam, Saudi mengumumkan 937 kasus Covid-19 baru dan 11 kematian. Sementara, jumlah pemulihan naik 1.120 sehingga total menjadi 402.664. Sejauh ini, 6.979 orang telah meninggal karena pandemi tersebut.

https://www.thenationalnews.com/gulf/saudi-arabia/guidelines-issued-as-saudi-arabia-prepares-to-open-borders-1.1215399

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA