Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Joe Biden Semakin Populer di Berbagai Kalangan

Rabu 28 Apr 2021 10:25 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Nur Aini

Presiden AS Joe Biden

Presiden AS Joe Biden

Foto: EPA-EFE/Andrew Harrer
Joe Biden disukai kalangan kulit putih berpendidikan tinggi dan rendah.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Jajak pendapat menunjukkan, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden semakin populer. Ia tidak hanya disukai di kalangan masyarakat kulit putih dengan pendidikan tinggi yang mengantarnya ke Gedung Putih, tapi juga kalangan masyarakat kulit putih tanpa pendidikan tinggi.

Pada Selasa (27/4), kantor berita Reuters melaporkan jajak pendapat Reuters/Ipsos menemukan, 61 persen masyarakat kulit putih lulusan perguruan tinggi mengatakan mendukung Joe Biden. Sementara, hanya 48 persen warga kulit putih tanpa pendidikan tinggi mengatakan mendukung presiden.

Baca Juga

Survei yang digelar pada 12 hingga 16 April ini menunjukkan jumlah warga kulit putih tanpa pendidikan tinggi meningkat 7 poin dibandingkan tahun lalu. Dalam beberapa tahun terakhir, Biden juga semakin populer di kalangan masyarakat minoritas.

Hampir 68 persen warga Hispanik mengatakan mendukung pandangan Biden, naik 12 poin dibandingkan April tahun lalu. Jajak pendapat terbaru ini juga menemukan 40 persen warga AS sudah berjalan di jalur yang benar dibandingkan pada masa lain selama sepuluh tahun terakhir. Survei itu meminta pendapat pada 4.423 responden.

Pakar strategi politik dan dosen ilmu polisi University of Southern California Robert Shrum mengatakan, hal ini baik sebab Demokrat memperkirakan lingkungan politik yang sangat partisan. Shrum mengatakan, Partai Republik masih akan menentang Biden. Namun, Demokrat dapat melawan balik dengan mendorong inisiatif yang juga didukung sayap konservatif, seperti membangun jalan dan memperluas akses internet.

Baca juga : MBS: Saudi Hanya Memiliki Sedikit Perbedaan dengan Biden

"Sangat berguna untuk memiliki sejumlah orang Partai Republik yang mungkin tidak memberikan rating yang bagus untuk kinerja Anda di negara ini, sepakat dengan sejumlah atau banyak langkah yang ingin Anda capai," kata Shrum. 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA