Thursday, 18 Rajab 1444 / 09 February 2023

Peringati Hari Bumi, KLHK Luncurkan Buku Tata Kelola Sampah

Sabtu 24 Apr 2021 03:39 WIB

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Gita Amanda

Pengolahan sampah. Ilustrasi

Pengolahan sampah. Ilustrasi

Foto: Republika/Abdan Syakura
Buku menjadi pembelajaran dalam tata kelola dan penyelesaian permasalahan sampah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Memperingati hari bumi se-dunia yang diperingati setiap tanggal 22 April, Dana Mitra Lingkungan bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan instansi lain meluncurkan buku "Tata Kelola Persampahan di Indonesia".  

Direktur Pengelolaan Sampah Direktorat Jenderal Pengelolaan Limbah, Sampah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) KLHK Novrizal Tahar menyatakan, isu dan permasalahan sampah menjadi perhatian serius bagi pemerintah.

Baca Juga

Terlebih, permasalahan sampah merupakan permasalahan multidimensi dan juga Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan agar Indonesia bebas dari sampah pada tahun 2025. Bahkan Presiden telah menyampaikan juga bahwa Indonesia menargetkan tahun 2025 pengolahan sampah rumah tangga bisa dilakukan 100 persen.

Menurut Novrizal buku ini sebenarnya merupakan hasil rangkuman dari seminar dan webinar yang diselenggarakan pada tahun 2020 atas kerja sama sejumlah pihak. Di antaranya KLHK, Kementerian PUPR, DML, Institut Teknologi Bandung (ITB). Permasalah yang dibahas untuk didapatkan solusi atau penyelesaian berkaitan dengan sampah dari hulu ke hilir. Novrizal memastikan, pihaknya akan menyebarkan buku "Tata Kelola Persampahan di Indonesia" akan disebarkan ke seluruh pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota.

"Supaya bisa menjadi pembelajaran bagi pemerintah daerah dalam tata kelola dan penyelesaian permasalahan sampah di daerah masing-masing. Buku ini juga sebagai bentuk literasi bagi masyarakat dengan terkait persampahan," ucapnya dalam keterangan, Jumat (23/4).

Novrizal menyampaikan butuh konsistensi dan kolaborasi seluruh elemen dari tingkat pusat hingga tingkat daerah agar benar-benar mewujudkan Indonesia sampah pada tahun 2025 seperti yang dicanangkan pemerintah

"Kolaborasi antara semua pihak mulai dari pemerintah pusat sampai tingkat daerah, kemudian lembaga swadaya masyarakat, perusahaan, juga masyarakat sangat penting untuk menyelesaikan permasalahan sampah. Presiden sudah menyampaikan bahwa target kita tahun 2025 Indonesia bebas sampah," tegas Novrizal.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA