Dinkes Purbalingga Ingatkan Masyarakat Taati Larangan Mudik

Red: Muhammad Fakhruddin

Dinkes Purbalingga Ingatkan Masyarakat Taati Larangan Mudik (ilustrasi).
Dinkes Purbalingga Ingatkan Masyarakat Taati Larangan Mudik (ilustrasi). | Foto: Antara/Galih Pradipta

REPUBLIKA.CO.ID,PURBALINGGA -- Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah mengingatkan masyarakat khususnya yang berada di perantauan untuk tidak mudik guna mencegah penyebaran COVID-19.

"Kepada masyarakat Purbalingga yang berada di perantauan kembali kami imbau untuk tidak mudik dulu, taati peraturan pemerintah terkait larangan mudik," kata Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga Hanung Wikantono di Purbalingga, Rabu (21/4).

Dia menambahkan aturan terkait larangan mudik dibuat demi kepentingan masyarakat luas. "Tentu aturan terkait larangan mudik ini ada sebabnya, antara lain karena pandemi COVID-19 masih belum selesai," katanya.

Dia menambahkan larangan mudik juga dibuat untuk menghindari kerumunan, mengurangi tingginya mobilitas dan lalu lalang masyarakat serta mengurangi berbagai macam risiko lainnya. Dia juga mengingatkan kekhidmatan Ramadhan tidak akan berkurang meskipun masyarakat tidak mudik ke kampung halaman.

"Rayakan Lebaran bersama keluarga inti di rumah, malah akan lebih terasa hangat dan khidmat," katanya.

Pemkab Purbalingga terus menyiapkan berbagai program untuk mengantisipasi pemudik dari luar kota. "Bagi pendatang yang masuk ke wilayah ini meski pemerintah telah mengeluarkan aturan larangan mudik atau bagi mereka yang masuk sebelum periode larangan mudik 6-17 Mei 2021, maka wajib untuk menunjukkan hasil tes antigen negatif," katanya.

Satgas COVID-19 di perbatasan denganPurbalingga akan memastikan pendatang yang masuk wilayah ini telah menunjukkan hasil tes antigen negatif. "Bagi mereka yang tidak bisa menunjukkan surat akan langsung di tes di tempat, atau jika kondisinya tidak memungkinkan maka akan langsung diminta isolasi mandiri di bawah pengawasan satgas desa melalui program Jogo Tonggo," katanya.

Dia mengatakan kebijakan wajib menunjukkan hasil tes antigen negatif merupakan langkah strategis dalam mengendalikan COVID-19.

sumber : ANTARA
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Pemerintah Berupaya Covid-19 di Indonesia tak Seperti India

Pemkot Bekasi Siapkan Skema SIKM Cegah Keluar Masuk Warga

Larangan Mudik, Kapolri: Keselamatan Rakyat Hukum Tertinggi

Polisi Minta Masyarakat tidak Curi Start Mudik

Bandara Soedirman Purbalingga Batal Beroperasi 22 April

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark