Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Putin: Tak Ada Negara Mampu Hadapi Pandemi Sendirian

Selasa 20 Apr 2021 16:54 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Teguh Firmansyah

 Presiden Rusia Vladimir Putin.

Presiden Rusia Vladimir Putin.

Foto: AP/Alexei Druzhinin/Pool Sputnik Kremlin
Kerja sama dengan mitra-mitra asing dibutuhkan dalam penanganan pandemi.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan tidak ada negara di dunia yang dapat menghadapi dan menangani pandemi Covid-19 sendirian. Kerja sama dengan mitra-mitra asing dibutuhkan dalam proses penanganannya.

"Pandemi virus Corona yang meluas dengan jelas menunjukkan bahwa tidak ada negara, bahkan negara yang paling maju, dapat secara efektif memastikan keamanan epidemiologis saja, tanpa berinteraksi dengan mitra asing," kata Putin dalam pidatonya kepada para peserta dan penyelenggara konferensi internasional bertajuk Epidemiological Welfare, diterbitkan di situs web Kremlin pada Selasa (20/4), dikutip laman kantor berita Rusia TASS.

Putin menekankan petugas kesehatan Rusia telah memperoleh pengalaman unik dalam memerangi pandemi virus Corona dan penyakit berbahaya lainnya, termasuk flu, wabah, HIV, campak, dan Ebola. "Pakar kami secara aktif membagikan pengetahuan, penemuan, teknologi, dan perkembangan praktis mereka dengan rekan asing mereka serta bersedia untuk terus memperluas kerja sama semacam ini," ujarnya.

Putin yakin upaya yang akan dilakukan para peserta konferensi Epidemiological Welfare bakal dimanfaatkan secara praktis dan membantu melindungi kesehatan orang-orang di seluruh dunia. Konferensi Epidemiological Welfare berlangsung di Pusat Perdagangan Internasional Moskow pada 20-21 April.

Kegiatan tersebut diselenggarakan pengawas sanitasi Rusia dengan dukungan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Keuangan. Mereka pun menjalin kerja sama dengan Joint United Nations Program on HIV/AIDS (UNAIDS).

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA