Ramadhan Sarana Menempa Kesabaran, Tabah, dan Solidaritas

Red: Agung Sasongko

 Jumat 16 Apr 2021 17:17 WIB

Sejumlah warga membuat mural kaligrafi di Kampung Wisata Budaya Kaligrafi, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Jumat (16/4). Warga RW 02 Gang Raden Jibja berswadaya untuk menghias dinding gang dengan mural kaligrafi dari potongan hadits, ayat Alquran, hingga Asmaul Husna untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1442 H serta memberikan suasana kampung yang unik dan bernuansa islami. Foto: Republika/Abdan Syakura Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA Sejumlah warga membuat mural kaligrafi di Kampung Wisata Budaya Kaligrafi, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Jumat (16/4). Warga RW 02 Gang Raden Jibja berswadaya untuk menghias dinding gang dengan mural kaligrafi dari potongan hadits, ayat Alquran, hingga Asmaul Husna untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1442 H serta memberikan suasana kampung yang unik dan bernuansa islami. Foto: Republika/Abdan Syakura

Puasa harus memiliki dampak terhadap kehidupan sehari-hari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ustaz Mahbub Maafi Ramdlan yang juga Wakil Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PBNU mengatakan bahwa puasa harus memiliki dampak terhadap kehidupan sehari-hari baik secara individual maupun sosial.

"Puasa kita ditempa untuk menjadi manusia yang sabar, tabah, dan punya solidaritas sosial. Itu hikmah kita menjalankan ibadah Ramadhan. Jangan hanya ibadah yang sifatnya individualistik, tapi meningkatkan ibadah sosial kita," ujar Mahbub Maafi di Jakarta, Jumat (16/4).

Baca Juga

Mahbub mengatakan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang memang ditunggu-tunggu oleh umat Islam di seluruh dunia. Semua umat Muslim merayakan dan berharap keberkahan dapat melingkupinya.

Bagi Mahbub, perayaan bisa bertemu Ramadhan mesti diikuti pula dengan sikap konsisten yang ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari. Manusia menjadi semakin bertakwa bukan hanya secara ibadah pribadinya, juga kehidupan sosial.

"Salah satu bukti kita bisa mendapatkan bulan Ramadhan kembali dengan meningkatkan ketakwaan kita, baik secara individualnya maupun sosial," kata dia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X