Epidemiolog: Penegakan Aturan Larangan Mudik Harus Konsisten

Red: Agung Sasongko

 Jumat 16 Apr 2021 09:21 WIB

Larangan mudik (ilustrasi) Foto: Republika/Thoudy Badai Larangan mudik (ilustrasi)

Masyarakat diharapkan menyadari mudik bisa menjadi momentum penyebaran virus.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pakar epidemiologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada dr Riris Andono Ahmad mendukung pemerintah untuk menegakkan aturan larangan mudik Lebaran 2021.

"Peraturan harus konsisten dan ditegakkan secara konsisten," katanya.

Baca Juga

Riris berharap masyarakat sadar bahwa mudik bisa menjadi momentum penyebaran virus. Menurut dia, salah cara meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak mudik, yakni dengan penegakan aturan.

Secara teoritis, kombinasi penindakan tegas dan kesadaran akan bahaya covid-19 bisa mencegah masyarakat melakukan mudik."Tokoh publik dan influencer juga bisa memberikan pemahaman yang sama," kata Riris.

Kesadaran masyarakat bahwa kasus COVID-19 masih tinggi saja kata dia belum cukup. Menurut Riris, masyarakat juga harus mematuhi larangan pemerintah karena orang yang sadar belum tentu mematuhi aturan.

"Antara sadar dan kemudian tidak melakukan, kan suatu yang berbeda. Kita sadar bahwa rokok berbahaya tetapi kalau perokok ya tetap merokok," kata Riris.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X