Saturday, 22 Muharram 1444 / 20 August 2022

Presiden Prancis Kunjungi Renovasi Notre Dame

Jumat 16 Apr 2021 09:11 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Teguh Firmansyah

Renovasi Katedral Notre-Dame di Paris, Prancis, sedang berjalan. Presiden Emmanuel Macron pada Kamis (15/4) melakukan peninjauan pada proyek renovasi Notre-Dame.

Renovasi Katedral Notre-Dame di Paris, Prancis, sedang berjalan. Presiden Emmanuel Macron pada Kamis (15/4) melakukan peninjauan pada proyek renovasi Notre-Dame.

Foto: EPA-EFE/IAN LANGSDON / POOL
Macron berjanji Notre Dame akan dibuka kembali pada 2024.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Presiden Prancis Emmanuel Macron mengunjungi Notre Dame untuk melihat proses pemulihan bangunan abad ke-12 itu setelah dilanda kebakaran hebat pada dua tahun lalu. Macron mengatakan, proses pemulihan Notre Dame akan rampung dalam waktu dekat.

“Kami melihat di sini bagaimana, dalam dua tahun, pekerjaan besar telah diselesaikan. Kami juga melihat apa lagi yang harus diselesaikan," ujar Macron.

Macron telah berjanji bahwa katedral Notre Dame akan dibangun kembali pada 2024. Namun para pejabat mengakui bahwa pekerjaan tersebut belum sepenuhnya selesai pada saat itu, karena berbagai faktor termasuk pandemi Covid-19 yang memperlambat laju rekonstruksi.

Kobaran api telah menyebarkan timah beracun ke Notre Dame dan daerah sekitarnya, sehingga mempersulit pekerjaan pembersihan sebelum memulai restorasi. Pembangunan kembali Notre Dame diperkirakan membutuhkan waktu puluhan tahun.

Namun para pejabat mengatakan bahwa proses pembangunan dapat berlangsung selama 15 hingga 20 tahun lagi. Mereka berjanji bahwa Notre Dame dapat dibuka kembali untuk beribadah pada Olimpiade Musim Panas 2024, ketika Prancis akan menjadi tuan rumah.

“Tujuannya adalah mengembalikan Notre Dame untuk beribadah dan membuka kunjungan pada 2024. Itu berarti bahwa pada 2024, Misa akan dapat diselenggarakan di katedral,” ujar juru bicara restorasi Jeremie Patrier-Leitus.

Proyek Notre Dame masih dalam tahap konsolidasi awal. Fase restorasi yang sebenarnya diharapkan dimulai musim dingin mendatang. Fase konsolidasi menelan biaya 165 juta euro atau 197 juta dolar AS. Selain itu, sekitar 1000 pohon ek di sekitar 200 hutan akan ditebang pada musim semi ini untuk membuat bingkai transept dan puncak katedral.

sumber : AP
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA