Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Dihantam Pandemi Parah, Warga Brasil Antre Sembako

Kamis 15 Apr 2021 14:02 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Nur Aini

Kaum muda terlihat saat petugas kesehatan menerapkan vaksin Sinovac di komunitas Kalunga Vao de Almas, daerah pedesaan di pinggiran Cavalcante, negara bagian Goias, Brasil, Senin, 15 Maret 2021.

Kaum muda terlihat saat petugas kesehatan menerapkan vaksin Sinovac di komunitas Kalunga Vao de Almas, daerah pedesaan di pinggiran Cavalcante, negara bagian Goias, Brasil, Senin, 15 Maret 2021.

Foto: AP/Eraldo Peres
Brasil mengalami tingkat kemiskinan terbesar saat pandemi

REPUBLIKA.CO.ID, SAO PAULO -- Sebuah kelompok sosial bernama G-10 Favelas mendistribusikan paket sembako ke daerah kumuh di Kota Sao Paulo. Kelompok itu membagikan parsel berisi bahan makanan pokok kepada warga Brasil yang mengantre sangat panjang di favela Heliopolis pada Rabu (14/4). 

Brasil telah menjadi salah satu negara paling parah terkena pandemi Covid-19 di dunia. Sekitar 4.000 orang meninggal dunia per hari karena Covid-19. Selain itu, sistem perawatan kesehatan di Sao Paulo berada dalam ambang kehancuran.

Yayasan Getulio Vargas memperkirakan, 12,8 persen populasi Brasil atau sekitar 27 juta orang, saat ini hidup di bawah garis kemiskinan. Mereka mengantongi pendapatan sekitar 43 dolar AS sebulan. Itu adalah tingkat kemiskinan terbesar sejak satu dekade lalu. 

Baca Juga

Sekitar 66 juta orang Brasil menerima program transfer tunai pemerintah tahun lalu. Namun, paket bantuan itu berakhir pada tahun lalu. Sementara, paket bantuan yang baru akan memberikan transfer bulanan rata-rata senilai 250 reais ke populasi yang lebih sempit. 

“Aksi donasi makanan di kawasan kumuh ini sangat penting karena memberikan pilihan bagi warga ini untuk bisa makan minimal satu bulan. Kami hidup di Brasil yang kelaparan," kata Presiden Asosiasi G-10, Gilson Rodrigues.

Rodrigues mengatakan, pada akhir April asosiasi G-10 akan membagikan 30 ribu ton makanan kepada warga miskin Brasil. Salah satu warga yang menerima paket sembako tersebut adalah Irami Castro. Dia sangat bersyukur ada pihak yang membagikan bahan sembako di tengah krisis ekonomi akibat pandemi. Castro adalah seorang janda yang tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Saya bersyukur kepada Tuhan, karena hari ini saya membutuhkannya. Saya seorang janda, saya tidak punya bantuan, saya tidak punya apa-apa," ujar Castro. 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA