Friday, 15 Zulqaidah 1442 / 25 June 2021

Friday, 15 Zulqaidah 1442 / 25 June 2021

Pep Guardiola tak Ingin Man City Buru-buru Incar Quadruple

Kamis 15 Apr 2021 10:41 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih Manchester City Pep Guardiola merayakan gol dengan pencetak gol City Phil Foden selama pertandingan sepak bola leg kedua perempat final Liga Champions antara Borussia Dortmund dan Manchester City di Stadion Signal Iduna Park di Dortmund, Jerman, Rabu, 14 April 2021.

Pelatih Manchester City Pep Guardiola merayakan gol dengan pencetak gol City Phil Foden selama pertandingan sepak bola leg kedua perempat final Liga Champions antara Borussia Dortmund dan Manchester City di Stadion Signal Iduna Park di Dortmund, Jerman, Rabu, 14 April 2021.

Foto: AP Photo/Martin Meissner, Pool
Guardiola ingin menyelesaikan pertandingan satu per satu dengan kemenangan.

REPUBLIKA.CO.ID, DORTMUND -- Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, tidak ingin buru-buru mengincar empat gelar juara sekaligus alias quadruple musim ini. Ia ingin menyelesaikan pertandingan satu per satu dengan kemenangan.

Saat ini, City masih berpentas di empat kompetisi, yaitu Liga Champions (semifinal), Liga Primer Inggris (peringkat pertama), Piala FA (semifinal), dan Piala Liga (final).

Guardiola sadar timnya punya kesempatan besar untuk menjuarai setiap titel. Namun, ia tidak ingin gegabah sebelum meraih trofi.

"Kami butuh tiga kemenangan untuk menjuarai Liga Primer, kami berada di semifinal Liga Champions, semifinal Piala FA, dan final Piala Liga. Menakjubkan melihat perjalanan kami musim ini," kata Guardiola seperti dilansir BBC Sport, Kamis (15/4). "Tapi kami tidak ingin berbicara soal memenangkan keempat kompetisi itu. Kami akan fokus membereskan pertandingan satu per satu."

Guardiola tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya setelah membawa klub ke semifinal Liga Champions musim ini setelah mengalahkan Borussia Dortmund, Kamis (15/4) dini hari WIB. Menang 2-1 di leg kedua, City berhak melenggang dengan agregat 4-2.

Guardiola menyamai rekor milik Jose Mourinho sebagai pelatih yang sudah delapan kali berpentas di semifinal turnamen kasta tertinggi antarklub Eropa tersebut. "Saya benar-benar bahagia dengan klub ini, para petingginya, dan seluruh suporternya," jelasnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA