Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

Bek Slavia Praha Diskors 10 Laga karena Kasus Rasisme

Kamis 15 Apr 2021 06:40 WIB

Red: Endro Yuwanto

 Joe Aribo (kanan) dari Rangers beraksi melawan Ondrej Kudela (kiri) dari Slavia Praha pada babak 16 besar Liga Europa UEFA, pertandingan leg kedua antara Glasgow Rangers dan Slavia Praha di Glasgow, Inggris, 18 Maret 2021. UEFA menghukum Ondrej Kudela berupa skorsing 10 pertandingan usai melakukan tindakan rasis di laga itu.

Joe Aribo (kanan) dari Rangers beraksi melawan Ondrej Kudela (kiri) dari Slavia Praha pada babak 16 besar Liga Europa UEFA, pertandingan leg kedua antara Glasgow Rangers dan Slavia Praha di Glasgow, Inggris, 18 Maret 2021. UEFA menghukum Ondrej Kudela berupa skorsing 10 pertandingan usai melakukan tindakan rasis di laga itu.

Foto: EPA-EFE/Ian MacNicol
Sanksi berlaku juga di laga internasional sehingga memengaruhi kans Kudela di timnas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) pada Rabu (14/4) mengumumkan putusan menghukum bek Slavia Praha Ondrej Kudela berupa skorsing 10 pertandingan. Hukuman itu dijatuhkan karena perilaku rasis Kudela dalam laga 16 besar Liga Europa melawan klub Skotlandia, Rangers, bulan lalu.

Hukuman itu berlaku juga untuk pertandingan internasional sehingga memengaruhi peluang Kudela tampil membela timnas Republik Ceska dalam putaran final Euro 2020 musim panas ini.

Dilansir Reuters, Kamis (15/15), gelandang Rangers, Glen Kamara, mengajukan protes bahwa dirinya mengalami pelecehan rasial oleh Kudela dalam leg kedua 16 besar Liga Europa, yang menimbulkan cekcok fisik baik di atas lapangan hingga ke lorong menuju ruang ganti. Kamara sendiri turut dihukum oleh UEFA berupa skorsing tiga pertandingan, atas dasar serangan fisik terhadap pemain lain.

Insiden terjadi di periode akhir pertandingan leg kedua, saat Kamara terlihat emosional setelah Kudela mendekatinya dan membisikkan sesuatu ke telinganya sembari menutupi wajahnya. Dalam pernyataan yang disampaikan secara resmi oleh Slavia, Kudela mengakui menyampaikan kata-kata makian kepada pemain Rangers tetapi membantah tuduhan dirinya menggunakan bahasa bernada pelecehan rasial.

Slavia juga balik menuduh Kamara menyerang Kudela setelah pertandingan usai dan sempat mengajukan laporan resmi kepada kepolisian Skotlandia. Dalam pernyataan putusan UEFA, skorsing Kudela meliputi satu hukuman larangan tanding yang sudah dijalani bek berusia 34 tahun itu dalam leg pertama perempat final melawan Arsenal sepekan yang lalu.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA