Palembang Gelar Bazar Ramadhan Selama 18 Hari

Red: Ani Nursalikah

 Rabu 14 Apr 2021 13:18 WIB

Palembang Gelar Bazar Ramadhan Selama 18 Hari Foto: Republika/Tahta Aidilla Palembang Gelar Bazar Ramadhan Selama 18 Hari

Bazar Ramadhan menyediakan berbagai bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Pemerintah Kota Palembang pada 2021 kembali menggelar bazar Ramadhan selama 18 hari untuk menyediakan berbagai bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda mengatakan bazar Ramadhan digelar Dinas Perdagagan setempat secara bergiliran di 18 kecamatan mulai 14 April hingga 7 Mei 2021 dengan melibatkan puluhan pedagang. "Berbagai bahan pokok UMKM dan produk-produk retail dijual di bazar Ramadhan dengan harga di bawah harga normalnya," ujar Fitri saat meninjau bazar Ramadhan di Kecamatan Sukarami, Rabu (14/4).

Baca Juga

Menurut dia, gelaran bazar Ramadhan tidak hanya ditujukan membantu masyarakat yang masih terdampak Covid-19, melainkan juga untuk mengendalikan harga-harga bahan pokok yang kini mulai naik. Berbagai produk di bazar Ramadhan tersebut seperti beras premium lima kilogram dijual dengan harga Rp 53 ribu, daging sapi beku Rp 87 ribu per kilogram, daging kerbau beku Rp 80 ribu per kilogram.

Selanjutnya minyak sayur Rp 13 ribu per kilogram, tepung terigu Rp 9.000 per kilogram, gula pasir Rp 12.500 per kilogram, mi instan empat pcs Rp 8.000, dan sirup Rp 10 ribu per botol. Bazar dibuka pukul 08.00 WIB-14.00 WIB.

Ia memastikan pelaksanaan bazar tetap mengutamakan protokol kesehatan dengan mewajibkan pembeli dan penjual menggunakan masker saat bertransaksi. Bahkan sebagian lapak bazar turut menyertakan barcode QRIS untuk pembayaran nontunai guna meminimalisir penularan Covid-19.

Ia juga meminta masyarakat tetap bijak berbelanja sesuai kebutuhan meski bahan pokok yang dijual relatif murah. "Jangan belanja berlebihan hanya karena takut stok habis, kami pastikan stok pangan untuk Ramadhan dan Idul Fitri cukup," kata dia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X