Rabu 14 Apr 2021 06:26 WIB

Angela Merkel Lirik Peluang Investasi di Indonesia

Jokowi menawarkan kerja sama pengembangan SDM melalui sekolah vokasi.

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Nidia Zuraya
Kanselir Jerman Angela Merkel (CDU) berbicara dengan Presiden Indonesia Joko Widodo dalam sebuah kesempatan bersama beberapa waktu lalu.
Foto: EPA / KAY NIETFELD
Kanselir Jerman Angela Merkel (CDU) berbicara dengan Presiden Indonesia Joko Widodo dalam sebuah kesempatan bersama beberapa waktu lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kanselir Jerman Angela Merkel melirik peluang investasi di Indonesia. Hal ini disampaikannya dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), sehari setelah pembukaan pameran Hannover Messe 2021.

Merkel bahkan melihat potensi yang dimiliki oleh Indonesia untuk menjadi mitra penting Jerman. Menanggapi pernyataan Merkel ini, Presiden Jokowi menekankan pentingnya peran investasi dalam pemulihan ekonomi, khususnya usai pandemi ini. Salah satu langkah pemerintah dalam menyambut investasi, ujar presiden, adalah pengesahan UU Cipta Kerja. 

Baca Juga

"Yang akan dapat mendukung kerjasama di bidang investasi," kata Jokowi, Selasa (13/4). 

Presiden juga menawarkan kerja sama pengembangan sumber daya manusia melalui sekolah vokasi dan peningkatan investasi industri Jerman untuk membangun basis produksi dan rantai pasok global Jerman di kawasan.

"Saya menawarkan kepada Jerman untuk mengembangkan kawasan industri khusus Jerman (German Industrial Quarter) di Kawasan Industri Terpadu Batang," kata Presiden.

Dalam kesempatan yang sama, Kanselir Merkel juga menyambut peran Indonesia yang semakin bersinar di kancah global. Apalagi tahun depan Indonesia akan menjadi Ketua G-20, sementara Jerman menjadi Ketua G-7. 

"Diharapkan dapat dilakukan sinergi prioritas kerja dengan baik antara kedua negara," ujar Merkel dikutip dari siaran pers istana. 

Jerman adalah salah satu mitra terpenting Indonesia di Eropa. Indonesia telah memiliki kemitraan komprehensif sejak tahun 2012. Jerman merupakan mitra dagang terbesar Indonesia di Eropa, mitra investasi terbesar ke-4 di Eropa dan wisatawan Jerman merupakan ke-3 terbesar dari Eropa.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement