Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

Kisah Taiwan Berjaya Melawan Corona

Selasa 13 Apr 2021 11:12 WIB

Red: Muhammad Subarkah

Keseharian masyarakat Taiwan pakai masker dan taat prokes. Taiwan kini menjadi negara terbaik di  dunia dalam menangani  pandemi Covid 19.

Keseharian masyarakat Taiwan pakai masker dan taat prokes. Taiwan kini menjadi negara terbaik di dunia dalam menangani pandemi Covid 19.

Foto: Google.com
Negara terbaik di dalam menanagani pandemi Corona.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Jaya Suprana, Budayawan, Penggagas Rekor MURI, Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Tanpa gembar-gembor propaganda, Taiwan merupakan satu dari segelintir negara yang berjaya melawan angkara murka pagebluk Corona.

Sejak pandemik SARS pada tahun 2003, pemerintah bersama rakyat Taiwan sudah mulai secara sistematis, terstruktur, masif bergotong-royong membentuk mekanisme ketahanan kesehatan nasional terhadap wabah penyakit saluran pernafasan.  

MOBILISASI NASIONAL

Tim anti pageblukTaiwan sigap memobilisir pendekatan spesifik untuk identifikasi, penanganan dan alokasi sumber pandemi. 

Arsenal informasi meliputi analisa mendalam, penerapan teknologi, dinamika screesing, testing, retesting, strategi komunikasi, akuntabilitas serta updating actual kepada masyarakat.

Taiwan mengutamakan manajemen bencana dan risiko dengan membuat mekanisme melacak dan protokol karantina sangat ketat.

Taiwan membentuk   Central Epidemic Command Center (CECC) di bawah pimpinan Wapres Dr Chen Chien-jen yang kebetulan memang  epidemiologist didampingi Menteri Kesehatan, Dr Shi-Chung Chen.

Pemerintah telah resmi menyediakan anggaran dana 71,7juta dollar AS untuk testing, pelayanan, pencegahan Covid-19 serta 133juta US$.

Sejak 2004 setelah pagebluk SARS mereda, Taiwan membentuk National Health Command Center (NHCC) sebagai bagian persiapan manajemen pandemi menghadapi saat gawat-darurat seperti pagebluk Corona 2020.

Taiwan mendayagunakan database BPJS Taiwan untuk deteksi kasus di samping membentuk  central hotline toll-free number yang siap didayagunakan setiap warga untuk melaporkan kasus Corona pada diri sendiri mau pun lingkungannya.  

BERJAYA

Angka statistik menampilkan data 451 kasus Covid-19 dengan 7 korban meninggal dunia di antara 23,7 juta penduduk menempatkan Taiwan sebagai satu dari segelintir negara di planet bumi yang berjaya menanggulangi Covid-19. 

Fakta bahwa secara resmi Taiwan bukan anggota WHO akibat dicekal RRChina justru menambah kekaguman atas keberhasilan Taiwan secara mandiri melawan angkara murka Corona.

Mungkin karena 'markas besar' pejuang kemanusiaan Master Cheng Yen memang bukan berada di Beijing, RRChina tetapi di Hualien, Taiwan maka terbukti Taiwan mampu melawan virus Corona secara lebih manusiawi ketimbang Republik Rakyat China yang de facto memiliki keunggulan teknologi, dana serta jumlah sumber daya manusia berlipat-ganda jauh lebih besar. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA