Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

Koeman Berang Wasit tak Beri Penalti untuk Barcelona

Ahad 11 Apr 2021 08:09 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Israr Itah

Pelatih Barcelona Ronald Koeman (kanan) memprotes keputusan wasit dalam laga el Clasico kontra Real Madrid.

Pelatih Barcelona Ronald Koeman (kanan) memprotes keputusan wasit dalam laga el Clasico kontra Real Madrid.

Foto: EFE/JUANJO MARTIN
Penyerang Barcelona Martin Braithwaite dijatuhkan Ferland Mendy di kotak penalti.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Pelatih Barcelona Ronald Koeman kesal karena wasit tak memberi penalti pada timnya saat menghadapi dari Real Madrid dalam duel El Clasico di La Liga Spanyol, Ahad (11/4) dini hari WIB. Barcelona akhirnya tumbang 1-2.

Madrid dominan di babak pertama karena langsung membuka skor lewat Karim Benzema pada menit ke-13, berlanjut dengan gol Toni Kroos pada menit ke-28. Barcelona sempat bangkit lewat gol dari sontekan Oscar Minguenza di paruh kedua. 
 
Memasuki injury time, penyerang Barcelona Martin Braithwaite dijatuh Ferland Mendy di kotak penalti. Namun wasit pertandingan Jesus Gil Manzano tidak menyatakan insiden tersebut sebagai pelanggaran. 
 
"Jika Anda seorang penggemar Barcelona, tentu anda tidak akan senang karena keputusan wasit ini," kata Koeman seperti dilansir Marca, Ahad (11/4).
 
Di satu sisi, Koeman mengakui anak buahnya tak bermain cukup baik pada babak pertama. Namun di 45 menit kedua, Koeman merasa Barcelona membuat beberapa peluang emas. 
 
"Yang saya minta adalah wasit bekerja dengan baik. Itu penalti yang sangat jelas. Seharusnya mungkin (skor) 2-2," kata Koeman. 
 
Pelatih asal Belanda itu juga memprotes peran hakim garis yang ia anggap tidak bekerja sesuai standar. Saat Braithwaite terjatuh, kata Koeman, seharusnya ada tindakan dari hakim garis. 
 
"Mungkin wasit tidak melihatnya, ada VAR yang bisa meninjau situasi ini. Sebaiknya saya berhenti bicara," kata dia. "Bukan hanya saya yang kesal. Para pemain juga kecewa dengan sikap wasit tentang penalti itu."
 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA