Sabtu 10 Apr 2021 17:21 WIB

6 Tips Merawat Mobil Matic Agar Performanya Selalu Prima

Apa saja tips merawat mobil matic yang perlu dilakukan agar performanya selalu prima

Rep: cermati.com/ Red: cermati.com
Cara merawat mobil matik
Cara merawat mobil matik

Jika disuruh memilih, kamu pilih mobil matic atau manual? Nyatanya, banyak yang lebih memilih mobil matic. Alasannya karena lebih praktis, belajar mengendarainya juga lebih cepat, jadi kehadiran mobil matic ini benar-benar sangat membantu.

Meski hadir dengan sejumlah keunggulan, nyatanya mobil matic juga punya sejumlah kelemahan. Salah satunya adalah biaya perawatan yang katanya tidak ramah di kantong.

Lantas, apa saja tips merawat mobil matic yang perlu dilakukan agar performanya selalu prima dan menghemat pengeluaran? Simak dalam poin-poin berikut ini. 

 

1. Panaskan mobil sebelum digunakan

memanaskan mobil

Memanaskan mobil merupakan hal sederhana yang sering kali dilupakan oleh pengendara. Dengan alasan karena terburu-buru pergi kerja atau ke suatu tempat. Padahal memanaskan mobil cukup penting agar suhu mesin di dalam mobil tetap terjaga, sehingga mesinnya pun terawatt.

Selain itu, memanaskan mobil juga bagus agar sirkulasi oli yang ada pada mesin mobil tersebar secara merata ke seluruh komponen mesinnya. Sebaiknya matikanlah AC sebelum memanaskan mobil dan pastikan pemanasan mesinnya dilakukan di tempat terbuka.

Memanaskan mobil tidak perlu berlama-lama. Cukup 3-10 menit saja sebelum mobil digunakan, sehingga performa mobil matic selalu prima untuk dikendarai.

Baca Juga: Biar Awet, ini 6 Tips Merawat Mobil yang Baik dan Benar 

2. Ganti oli secara berkala

ganti oli mobil

Sama seperti baju yang bila kotor diganti, begitu pula dengan oli mobil . Oli perlu diganti untuk mengurangi timbulnya gesekan pada komponen mesinnya. Penggantian oli juga bagus untuk membersihkan segala jenis kotoran yang mungkin masuk ke dalam mesinnya. 

Penggantian oli sebaiknya dilakukan secara berkala, yaitu saat jarak tempuhnya telah mencapai angka 20.000 – 25.000 km. Bagi yang sering pergi jauh, tentunya akan lebih sering mengganti oli mobil demi keawetan mesin dan mobil itu sendiri.

Gantilah oli sesuai jenis dan tipe mobil. Lakukan penggantian oli di bengkel kepercayaan Anda, sehingga hasilnya sesuai harapan. Mobil prima, Anda pun semakin senang mengendarainya.

3. Rutin melakukan servis

servis mobil

Selain mengganti oli, servis pun ada baiknya rutin dilakukan untuk menjaga agar performa mobil tetap prima saat digunakan. Kapan mobil matic harus diservis? Anda bisa temukan jawabannya pada buku panduan.

Di dalam buku biasanya akan dijelaskan semua hal yang mesti diperhatikan terkait perawatan mobil. Jadi, luangkanlah waktu Anda untuk membaca buku panduan yang didapat saat membeli mobil.

Servis dilakukan agar mesin mobil tetap awet meski dibawa menempuh perjalanan jauh. Sangat penting diperhatikan oleh Anda yang sering kali ke luar kota untuk urusan pekerjaan atau bisnis.

Baca Juga: Tips Merawat Mobil Putih Agar Selalu Terlihat Menawan

4. Perhatikan lintasan yang dilalui mobil

jarak tempuh mobil

Lintasan yang dimaksud disini adalah jarak tempuh yang telah dilalui mobil selama digunakan untuk berkendara. Apabila lintasan yang dilalui sudah mencapai angka 25.000 km, itu artinya penggantian pelumas atau oli mobil perlu dilakukan. 

So, jangan pernah membiarkan lintasan terus bertambah, tapi Anda tidak melakukan penggantian pelumasnya. Kalau seandainya mobil mogok di tengah perjalanan, siapa yang akan kewalahan? Pasti Anda sendiri.

Informasi mengenai lintasan atau jarak tempuh bisa dilihat dari odometer. Perhatikan sesering mungkin karena jarak tempuh maksimum sebelum mengganti olinya adalah 50.000 km. 

5. Gunakan persneling dengan tepat

persneling mobil

Mau mobil kesayangan lebih awet? Sebaiknya perhatikan cara Anda menggunakan persnelingnya saat berkendara, terutama saat terburu-buru atau terjebak macet. Hindari menggonta-ganti persneling saat mobil belum sepenuhnya berhenti.

Misalnya, saat lampu merah. Sebaiknya jangan mengganti persneling menjadi “P” saat mobil belum berhenti total. Kebiasaan ini tanpa disadari dapat merusak mesin mobil secara perlahan.

Hal yang sama juga berlaku saat hendak memarkirkan mobil. Sebaiknya jangan memindahkan persneling menjadi “D”, lalu mematikan mobil dengan paksa. Ini akan semakin mempercepat kerusakan mesinnya.

6. Melakukan uji jalan setelah beberapa bulan

uji kendaraan

Tips merawat mobil matic selanjutnya adalah melakukan uji jalan secara berkala, misalnya 1-3 bulan sekali. Bukan tanpa alasan, uji jalan ini bagus untuk mengurangi tingkat kebisingan yang mungkin timbul saat pergantian persneling dilakukan. 

Apabila pergantian persneling berjalan halus, itu artinya mobil dalam kondisi prima atau baik. Tapi, kalau mesin mobil menimbulkan kebisingan selama uji jalan, itu tandanya transmisinya sedang dalam masalah. 

Sebaiknya bawalah ke bengkel untuk diperiksa. Apabila ada kerusakan, Anda pun bisa langsung perbaiki agar tingkat kerusakannya tidak bertambah parah.

Sayangi Mobil Seperti Menyayangi Diri Sendiri

Mobil ini adalah harta benda milik Anda, maka sebaiknya disayangi baik-baik sama seperti menyayangi diri sendiri. Caranya mudah, yaitu dengan mempraktekkan enam poin di atas setiap berkendara.

Jika Anda menemukan hal yang tidak biasa saat mengendarai mobil, jangan ragu untuk segera bawa mobil ke bengkel dan periksa. Siapa tahu memang ada yang tidak beres pada mesinnya, jadi nantinya tidak mengganggu kelancaran aktivitas harian Anda.

Baca Juga: 4 Tips Ampuh Merawat Cat Mobil Baru Agar Tetap Kinclong

 

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Cermati.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Cermati.com.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement