Rabu 07 Apr 2021 19:35 WIB

11 Kabupaten di Kalteng Zona Oranye, Tiga Lainnya Zona Merah

Secara keseluruhan Kalimantan Tengah berada pada risiko sedang atau zona oranye.

Warga melihat penyebaran Covid-19 di ponsel. Ilustrasi
Foto: Antara/Moch Asim
Warga melihat penyebaran Covid-19 di ponsel. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, PALANGKA RAYA -- Sebanyak 11 kabupaten di Kalimantan Tengah masuk risiko sedang atau zona oranye. Status itu berdasarkan hasil penilaian risiko kenaikan kasus kabupaten dan kota dari Rilis Aplikasi Bersatu Lawan Covid-19 pada 4 April 2021. 

"Meliputi Barito Utara dengan skor 2,34 status terdampak dan Kotawaringin Timur dengan skor 2,18 status terdampak," kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng Sugianto Sabran, melalui Kepala Bagian Kehumasan Satgas Agus Siswadi di Palangka Raya,Rabu (7/4).

Kemudian Kotawaringin Barat dengan skor 2,19 status terdampak, Lamandau dengan skor 2,15 status terdampak, Sukamara dengan skor 1,98 status terdampak, dan Katingan dengan skor 2,18 status terdampak.

Murung Raya dengan skor 2,19 status terdampak, Barito Selatan dengan skor 2,06 status terdampak, Seruyan dengan skor 2,29 status terdampak, Gunung Mas dengan skor 2,06 status terdampak dan Pulang Pisau dengan skor 1,97 status terdampak.

Sedangkan sebanyak dua kabupaten dan satu kota termasuk risiko tinggi atau zona merah, yakni Barito Timur dengan skor 1,77 status terdampak, Kapuas dengan skor 1,77 status terdampak, serta Palangka Raya dengan skor 1,58 status terdampak.

Jika dilihat secara keseluruhan, hasil penilaian risiko kenaikan kasus penyebaran Covid-19, Provinsi Kalimantan Tengah berada pada risiko sedang atau zona oranye dengan skor 1,81 status terdampak. Pihaknya menyampaikan, kategorisasi risiko kenaikan kasus berdasarkan Rilis Aplikasi Bersatu Lawan Covid-19, yaitu setiap indikator, meliputi epidemologi, surveilans kesehatan masyarakat, serta pelayanan kesehatan diberikan skoring dan pembobotan dan kemudian dijumlahkan.

"Hasil perhitungan dikategorisasi menjadi empat zona risiko yaitu risiko tinggi 0-1,8, risiko sedang 1,9-2,4, risiko rendah 2,5-3,0 dan tidak terdampak atau tidak tercatat kasus Covid-19 positif," terangnya.

Sementara itu, kasus konfirmasi, bertambah sebanyak 81 orang, yaitu di Palangka Raya 30 orang, Katingan dua orang, Kobar tiga orang, Kapuas enam orang, Kotim 30 orang, serta Pulpis 10 orang.

Sembuh, bertambah sebanyak 73 orang, yaitu di Palangka Raya lima orang, Katingan satu orang, Kapuas tujuh orang, Gumas lima orang, Barsel tiga orang, Mura satu orang, Kotim 17 orang, Kobar 14 orang dan Pulpis 20 orang. Meninggal, bertambah lima orang, yaitu di Palangka Raya tiga orang, Kapuas satu orang, dan Bartim satu orang.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement