Masjidil Haram Dibuka untuk 150 Ribu Orang Selama Ramadhan

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Ani Nursalikah

 Rabu 07 Apr 2021 06:26 WIB

Masjidil Haram Dibuka untuk 150 Ribu Orang Selama Ramadhan. Umat Muslim, yang menjaga jarak, melakukan sholat Jumat saat mereka tiba untuk menunaikan Umrah, di Masjidil Haram, di kota suci Mekkah, Arab Saudi, 26 Februari 2021. Foto: Saudi Press Agency/Handout via REUTERS Masjidil Haram Dibuka untuk 150 Ribu Orang Selama Ramadhan. Umat Muslim, yang menjaga jarak, melakukan sholat Jumat saat mereka tiba untuk menunaikan Umrah, di Masjidil Haram, di kota suci Mekkah, Arab Saudi, 26 Februari 2021.

Buka puasa, sahur, dan itikaf di dalam masjid selama Ramadhan akan ditangguhkan.

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Otoritas Arab Saudi menyatakan sebanyak 150 ribu orang akan diizinkan melakukan umroh dan sholat setiap hari di Masjidil Haram selama Ramadhan. Keputusan terkait pemberian izin ini dimulai pada pekan depan.

Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci menyampaikan, 100 ribu jamaah akan diizinkan sholat di Masjidil Haram dan 50 ribu jamaah akan diizinkan melakukan umroh. Seperti dilansir di Arab News, Rabu (7/4), langkah ini sebagai bagian dari rencana meningkatkan kapasitas operasional.

Baca Juga

Kementerian Agama Islam, Bimbingan, dan Dakwah mengatakan izin umroh akan diberikan kepada jamaah berusia 65 tahun ke atas yang sudah divaksinasi virus corona. Menteri Urusan Islam Abdullatif Al-Asheikh telah mengeluarkan arahan dengan tindakan pencegahan penyebaran virus corona selama Ramadhan.

Wakil Menteri Haji dan Umroh Abdel Fattah Mashat menuturkan orang yang ingin melakukan umroh selama Ramadhan harus mengajukan aplikasi izin melalui aplikasi Tawakkalna, bukan aplikasi Eatmarna. Selain itu juga akan ada pembaruan dalam beberapa hari mendatang terkait izin.

Buka puasa, sahur, dan itikaf di dalam masjid selama Ramadhan akan ditangguhkan. Sementara jumlah lokasi untuk sholat Idul Fitri akan ditambah. Izin akan diberikan setiap pekan selama Ramadhan untuk para peziarah dan orang-orang yang ingin sholat di Dua Masjid Suci itu.

Baca juga : 15 Kata Kunci Seputar Bulan Suci Ramadhan

Arab Saudi pada Selasa (6/4) waktu setempat, melaporkan 792 kasus baru Covid-19. Angka ini meningkat sehingga total menjadi 394.169. Ada 6.686 kasus aktif, 846 di antaranya kritis. Wilayah Riyadh melaporkan jumlah infeksi baru tertinggi dengan 363, wilayah Makkah melaporkan 154, dan Provinsi Timur melaporkan 112 kasus.

photo
Infografis Masjid Terbesar di Dunia. Ilustrasi masjid - (Republika.co.id)
 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X